Lebaran 2018, Pergerakan Pesawat Bandara Soetta Naik 6,49 persen

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala melihat layar rekaman cctv saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tanggerang, Selasa, 19 Juni 2018. Dalam sidak tersebut, Ombudsman mengecek kondisi fasilitas pelayanan publik dalam rangka arus balik mudik hari raya Lebaran 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala melihat layar rekaman cctv saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tanggerang, Selasa, 19 Juni 2018. Dalam sidak tersebut, Ombudsman mengecek kondisi fasilitas pelayanan publik dalam rangka arus balik mudik hari raya Lebaran 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan pesawat angkutan Lebaran 2018 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa, 19 Juni 2018, mengalami peningkatan 6,49 persen dibandingkan waktu yang sama pada 2017.

    Senior Manager of Branch Communication and Legal Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta Erwin Revianto mengatakan berdasarkan data, total pesawat yang melakukan pergerakan, baik yang berangkat maupun datang, mencapai 1.412 pesawat.

    Baca juga: Lebaran 2018, Bandara Ngurah Rai Layani 113 Penerbangan Tambahan

    Jumlah tersebut meningkat 6,49 persen dibandingkan 2017 yang tercatat sebanyak 1.326 pergerakan pesawat. "Trennya meningkat sebesar 6,49 persen," ujar Erwin di Tangerang, Rabu, 20 Juni 2018.

    Dikatakannya, untuk pergerakan pesawat domestik yang datang pada Selasa, 19 Juni 2018, mencapai 578 pesawat. Sedangkan untuk internasional tercatat 135 pesawat.

    Baca juga: Lebaran 2018, AP II Layani 388 Extra Flight di Bandara Soetta

    Sementara untuk pesawat yang berangkat pada penerbangan domestik tercatat sebanyak 546 pesawat dan Internasional ada 135 pesawat.

    Arus balik Lebaran 2018 akan kembali terjadi pada Rabu ini, 20 Juni 2018, hingga akhir pekan sebab pegawai negeri sipil mulai aktif kembali pada Kamis, 21 Juni 2018, termasuk pekerja swasta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.