Lebaran 2018, Bandara Ngurah Rai Layani 113 Penerbangan Tambahan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Ngurah Rai, Bali. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Bandara Ngurah Rai, Bali. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah maskapai mengerahkan penerbangan tambahan (extra flight) untuk melayani arus balik Lebaran 2018 di Bali menuju beberapa kota di Tanah Air.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim mengatakan selama periode mudik dan balik Lebaran 2018 dari Kamis, 7 Juni 2018, hingga Selasa, 19 Juni 2018, tercatat sudah 113 penerbangan tambahan digunakan.

    Baca juga: Lebaran 2018, AP II Layani 388 Extra Flight di Bandara Soetta

    "Jumlah itu baru 15,52 persen dari total jumlah pengajuan penerbangan tambahan domestik," katanya di Denpasar, Rabu, 20 Juni 2018.

    Menurut Arie, penerbangan tambahan itu lebih banyak melayani arus kedatangan, yakni mencapai 58 jadwal, sementara 55 penerbangan tambahan lainnya merupakan arus keberangkatan.

    Baca juga: Lebaran 2018, Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Naik 2,92 Persen

    Rute yang paling banyak dilayani selama musim mudik dan balik Lebaran tahun ini adalah tujuan Surabaya dan Jakarta.

    Apabila dirinci, berdasarkan data dari posko terpadu monitoring angkutan Lebaran 2018, pada Minggu, 17 Juni 2018, hingga Selasa, 19 Juni 2018, jumlah penerbangan tambahan yang dikerahkan mencapai sekitar 45 extra flight.

    Jumlah itu terdiri dari 22 penerbangan tambahan domestik untuk kedatangan dan 23 untuk melayani keberangkatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.