Selasa, 23 Oktober 2018

KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik Mudik dengan Kereta

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pemudik menaiki kereta api Mutiara Selatan tujuan akhir Surabaya di Stasiun Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat, Senin, 11 Juni 2018. PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung memprediksi lonjakan penumpang arus mudik di Jawa Barat mencapai 20,7 persen dari tahun lalu sebanyak 11.531 kursi. ANTARA

    Ratusan pemudik menaiki kereta api Mutiara Selatan tujuan akhir Surabaya di Stasiun Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat, Senin, 11 Juni 2018. PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung memprediksi lonjakan penumpang arus mudik di Jawa Barat mencapai 20,7 persen dari tahun lalu sebanyak 11.531 kursi. ANTARA

    TEMPO.CO, Cirebon - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkirakan puncak arus balik mudik Lebaran 2018 penumpang pengguna kereta api terjadi hari ini. Penumpang diminta tetap memperhatikan sejumlah aturan yang telah ditetapkan.

    Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Krisbiyantoro, menjelaskan prediksi tersebut khususnya untuk puncak arus balik penumpang pengguna kereta api dari Cirebon menuju Jakarta. Hingga siang ini saja jumlah penumpang kereta api dengan tujuan Jakarta sudah mencapai 8.641 penumpang.

    Baca: PT KAI: 30 Persen Tiket Kereta Arus Balik dari Surabaya Masih Ada

    “Hingga tengah malam nanti diprediksi jumlahnya bisa mencapai 11 ribu penumpang,” ujar Krisbiyantoro, Ahad, 17 Juni 2018. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 8.373 penumpang.

    Agar lebih nyaman, Krisbiyantoro meminta calon penumpang kereta api untuk tetap memperhatikan sejumlah aturan. Sejumlah aturan itu di antaranya tidak membawa barang bawang secara berlebihan.

    Baca: H-3 Lebaran, 19.716 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir

    ”Termasuk tidak membawa barang-barang yang dilarang,” kata Krisbiyantoro. Seperti senjata tajam, senjata api, binatang piaraan, cairan berbahaya, bahan maupun makanan yang berbau menyengat, narkoba dan lainnya.

    Sedangkan untuk penumpang yang tengah hamil dengan usia kehamilan kurang dari 12 minggu dan lebih dari 28 minggu, kata Krisbiyantoro, juga diminta untuk melengkapi dengan surat keterangan dari bidang atau dokter kandungannya. “Juga minimal didampingi satu orang pendamping."

    Khusus untuk orangtua yang bepergian bersama putra dan putrinya yang masih balita, Krisbiyantoro juga meminta untuk agar dilakukan pengawasan ekstra, baik saat sudah masuk peron stasiun maupun ketika berada di atas kereta api. “Tetap perhatikan informasi yang kami berikan baik saat berada di stasiun maupun di dalam kereta api,” ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.