Lebaran 2018, Pemudik Padati Masjid Tengah Tol Fungsional

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan terjebak kemacetan di jalur tol fungsional Batang-Semarang, Batang, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2018. Kemacetan disebabkan oleh adanya antrean kendaraan yang diarahkan keluar dari jalan tol fungsional karena pembangunan Jembatan Kalikuto belum rampung dan dijadwalkan selesai pada H-2 Lebaran. ANTARA

    Kendaraan terjebak kemacetan di jalur tol fungsional Batang-Semarang, Batang, Jawa Tengah, Senin, 11 Juni 2018. Kemacetan disebabkan oleh adanya antrean kendaraan yang diarahkan keluar dari jalan tol fungsional karena pembangunan Jembatan Kalikuto belum rampung dan dijadwalkan selesai pada H-2 Lebaran. ANTARA

    TEMPO.CO, Semarang -Pemudik memadati Masjid Baitul Muftagfirin yang berlokasi di tengah ruas tol fungsional Batang-Semarang di Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat, 15 Juni, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1439 Hijriah atau Lebaran 2018.

    Kekhusyukan jamaah tidak terganggu oleh mobil yang melintas di sekitar KM-444 tol fungsional tersebut. Petugas dan warga sekitar masjid ikut membantu mengatur parkir mobil pemudik yang diparkir di tepi ruas tol fungsional itu.

    Baca:Lebaran 2018, 150 Ribu Orang Salat di Masjid Istiqlal

    Yuni Setyorini, 42 tahun, salah seorang pemudik yang ditemui usai salat, mengaku memang sengaja melaksanakan Salat Idul Fitri di masjid itu dalam perjalanan pulang menuju Malang, Jawa Timur. "Kebetulan liburnya mepet Lebaran, baru bisa pulang tadi malam," katanya.

    Yuni bersama keluarganya berangkat dari Jakarta pada Kamis, 14 Juni 2018 sekitar pukul 23.00 WIB. Rombongan keluarganya itu tiba di Masjid Mustagfirin beberapa saat sebelum salat dimulai.

    Baca: Sambut Lebaran 2018, Kebun Raya Bogor Sediakan Wifi Gratis

    Takmir Masjid Mustagfirin, Djazuli, mengatakan sejak awal dibukanya tol fungsional, masjid itu siap dimanfaatkan oleh pemudik. "Kami sudah siapkan tempat bagi warga maupun pemudik yang akan Salat Id," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.