Jumat, 19 Oktober 2018

Bos Jababeka Gapai Gelar Honoris Causa dari Universitas Glasgow

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Jababeka Grup, Darmono, bersama Rektor Universitas Glasgow  Prof Sir Dr Anton Mustacelli dan Chairman Puninar Eddy Korompis, usai menerima gelar kehormatan,  Rabu,  13 Juni 2018. foto istimewa

    Pimpinan Jababeka Grup, Darmono, bersama Rektor Universitas Glasgow Prof Sir Dr Anton Mustacelli dan Chairman Puninar Eddy Korompis, usai menerima gelar kehormatan, Rabu, 13 Juni 2018. foto istimewa

    TEMPO.CO, Skotlandia -Pendiri dan Chairman Grup Jababeka S.D. Darmono mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa (H.C) atau gelar kehormatan dari Universitas Glasgow Skotlandia, di Bute Hall, Rabu, 13 Juni 2018. Darmono menjadi satu-satunya orang Indonesia dari 10 orang terhormat yang mendapatkan gelar kehormatan di acara tersebut.

    Gelar tersebut diberikan oleh Professor Sir Kenneth Calman, Rektor Universitas Glasgow tepat pada hari ulang tahun dari Yayasan Universitas Glasgow yang telah berdiri sejak 1451.

    Baca: Kawasan Industri Jababeka Segera Dibuka Jadi Destinasi Wisata

    “Kami menghormati dan mengakui individu yang telah mencapai tingkat keberhasilan yang luar biasa dan yang telah memberikan kontribusi besar untuk bidang mereka, tidak hanya di Skotlandia, tetapi juga di seluruh Inggris bahkan dunia," kata Profesor Anton Muscatelli, Senat Guru Besar dan Wakil Rektor Universitas Glasgow dalam rilis yang diterima Tempo, Kamis, 14 Juni 2018.

    Lebih lanjut Anton Muscatelli mengatakan senang merayakan keberhasilan semua lulusan Universitas Glasgow dan berharap dapat berdiskusi dengan mereka dan bekerja sama dengan mereka lebih erat di masa depan.

    Baca: Jababeka Gandeng Greenbelt Atasi Limbah Rumah Tangga

    Darmono merupakan pengusaha yang membangun kota di Cikarang dengan luas 5.600 hektar, yang mendatangkan lebih dari 1700 investor dari 30 negara dan mempekerjakan 1 juta orang. Selain di Cikarang, Darmono juga membangun kota di Kendal, Tanjung Lesung dan Morotai.

    Pencapaian tersebut juga dihargai oleh Presiden Jokowi yang turut meresmikan KEK Tanjung Lesung, serta KEK Morotai dan Kawasan Industri Kendal. Pemerintah pun turut membantu menetapkan Tanjung Lesung dan Morotai sebagai bagian dari destinasi wisata 10 “Bali Baru” atau Beyond Bali.

    Pimpinan Jababeka Grup, Darmono, bersama Prof Frank Coton sebagai vice principal dan promotor. Foto Istimewa

    Baca: Kembangkan Morotai, Jababeka Habiskan Rp100 Miliar

    Pemberian gelar kehormatan tersebut juga diberikan kepada 9 orang lainnya seperti Andrew Neil (penyiar dan jurnalis), Susan Calman (penyiar dan pelawak), Dave Anderson (direktur teater), Sandy Brindley (Chief Executive dan Koordinator Nasional Rape Crisis Scotland), Pat Cassidy (Govan Workspace), Professor David Galloway (Presiden Royal College of Physicians and Surgeons), Sir Harpal S Kumar (Chief Executive Officer, Cancer Research UK), Karine Polwart (penulis lagu dan komposer), dan Dr Lena Wilson CBE (mantan Chief Executive dari Scottish Enterprise).

    Baca berita tentang Jababeka lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.