Senin, 24 September 2018

Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Tiga Kali

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean di gerbang tol fungsional Kertasari, Tegal, Jawa Barat, dari pantauan udara, Ahad, 10 Juni 2018. Sebanyak 25 ribu kendaraan pemudik melintas di jalan tol fungsional Brebes-Pemalang. TEMPO/Subekti.

    Antrean di gerbang tol fungsional Kertasari, Tegal, Jawa Barat, dari pantauan udara, Ahad, 10 Juni 2018. Sebanyak 25 ribu kendaraan pemudik melintas di jalan tol fungsional Brebes-Pemalang. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan sejak awal memprediksi terjadi tiga kali puncak arus mudik Lebaran 2018. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan puncak arus mudik terjadi pada 8 dan 9 Juni, 13 dan 14 Juni, serta hari H Lebaran atau 15 Juni 2018.

    "Saya awalnya belum percaya sepenuhnya. Namun data itu diperoleh dari hasil penelitian atau survei," kata Budi Setiyadi saat ditemui di Posko Nasional Angkutan Lebaran Kemenhub, Minggu, 10 Juni 2018.

    Baca: Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak Diprediksi Hari Ini dan Besok

    Menurut Budi, terjadi pola baru orang dalam mengambil keputusan untuk berangkat mudik. Terlebih soal puncak mudik yang akan terjadi saat hari H Lebaran.

    Budi berujar, Kemenhub mendapatkan temuan itu dari hasil survei yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan. Balitbang Kemenhub melakukan penelitian melalui media sosial sekitar dua minggu lalu. Survei Balitbang Kemenhub diikuti 5.000 responden.

    Baca: PUPR: Jembatan Maros-Bone Dibuka Sementara H-7 Lebaran 2018

    "Dari hasil penelitian itu, kami menemukan kepadatan bisa terjadi tiga kali. Pertama tanggal 9, 8 dan 10 Juni, lalu 13-14 Juni, dan pas hari H Lebaran," tutur Budi.

    Saat menemukan hal itu, kata Budi, Balitbang dia minta mengecek kembali keakuratannya. Sebab, menurut Budi, bisa saja survei itu diisi pengguna media sosial yang belum berusia matang. Namun akhirnya Budi yakin dengan hasil survei tersebut.

    Menurut Budi, fenomena puncak mudik yang bisa terjadi tiga kali ini merupakan efek dari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Cuti bersama Lebaran 2018 merupakan hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2018. Masa cuti bersama mulai 11 hingga 14 Juni dan 18-20 Juni 2018.

    "Sekarang kan lebih panjang liburnya, jadi bisa saja pemudik salat id dulu di rumahnya, terus silaturahmi sama kantornya dan lain seterusnya, baru mereka berangkat mudik," ujar Budi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep