Minggu, 19 Agustus 2018

KPAI Minta Stasiun Kereta Lebih Ramah Anak pada Mudik 2018

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet melepas pemudik, Kamis, 7 Juni 2018.

    Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet melepas pemudik, Kamis, 7 Juni 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susianah Affandy meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah fasilitas bagi penumpang anak pada arus mudik 2018. Saat ini, Susianah menganggap, belum semua stasiun kereta menyediakan fasilitas tersebut.

    "Di stasiun yang eksekutif seperti Gambir mungkin sudah, tapi bagaimana dengan stasiun lain?" kata Susianah saat melakukan peninjauan bersama dengan tim yang dipimpin Ketua KPAI Susanto di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018.

    Lihat: Puncak Mudik 2018, Kemenhub Imbau Truk Tak Lewati Tol Cikampek

    Dalam peninjauan di Stasiun Gambir, KPAI menyatakan fasilitas bagi anak dinilai telah tersedia dengan baik. Fasilitas itu mulai ruang bermain anak, lift untuk anak penyandang disabilitas, hingga ruang menyusui dan kesehatan bagi ibu yang membawa bayi.

    Namun tidak demikian dengan stasiun lain. Fasilitas serupa, kata Susianah, belum tersedia di tempat lain, seperti Stasiun Senen yang banyak diisi penumpang kelas ekonomi. Padahal Stasiun Senen jauh lebih padat ketimbang Stasiun Gambir, sehingga beban yang dirasakan penumpang anak lebih besar.

    Simak: Kemenhub Prediksi Pemudik Kendaraan Pribadi Naik 27 Persen

    Hari ini memang merupakan hari terakhir sebelum mudik panjang Lebaran. Puncak kepadatan penumpang, terutama di stasiun kereta, diprediksi akan terjadi hari ini dan besok, 9 Juni 2018. Untuk di Stasiun Gambir saja, tak sedikit penumpang yang turut membawa anak mereka pergi mudik bersama-sama.

    Executive Vice President KAI Daerah Operasi I Dadan Rudiansyah mengakui belum semua stasiun memiliki fasilitas ramah anak seperti di Stasiun Gambir. "Di Stasiun Senen, misalnya, memang belum ada." Namun ia menjamin bahwa PT KAI sudah menerapkan pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan minimum (SPM) perusahaan.

    Baca: Mudik 2018: Waspada Titik Rawan di Jalur Selatan

    Salah satu upaya itu, kata Dadan, adalah menyediakan asuransi khusus anak umur 1 hingga 3 tahun. Selama ini, anak umur tersebut memang tidak perlu membayar tiket perjalanan sehingga otomatis tidak ada jaminan asuransi. Namun, semenjak tiga tahun terakhir, menurut dia, PT KAI tetap menyediakan dana khusus sebagai asuransi perlindungan terhadap kelompok penumpang jenis ini pada arus mudik 2018. "Jadi, meski tanpa tiket, tetap dapat asuransi," tuturnya.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.