Mudik Lebaran, Moeldoko Sebut Tiga Titik Darat Ini Rawan Macet

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dalam dialog bersama seniman di Warung Apresiasi, Bulungan, Jakarta Selatan, 14 Mei 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan ada tiga titik yang diprediksi mengalami kemacetan saat arus mudik Lebaran tahun ini. "Ada tiga titik darat yang perlu diwaspadai," kata Moeldoko usai memimpin rapat koordinasi persiapan mudik di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

Moeldoko menyebutkan titik pertama ialah di persimpangan jalur pantai utara (pantura) dan pantai selatan (pansela). Untuk mengantisipasi kemacetan di titik tersebut, Moeldoko menuturkan bahwa akan disiapkan tiga papan reklame elektrik untuk menyampaikan pengumuman. "Sehingga nanti mulai mikir, ah saya lewat pansela atau lewat utara," ujarnya.

Baca: Persiapan Perjalanan Mudik 2018, PT Kereta Api Siagakan K-9

Titik macet kedua adalah Jembatan Kali Kuto. Menurut Moeldoko, jembatan tersebut masih dalam proses pekerjaan dan akan selesai pada H-2 Lebaran. Sehingga, Moeldoko memastikan bagi pengendara yang mudik lebih awal akan mengalami kemacetan. Namun, ia meyakini bahwa kepolisian telah menyiapkan antisipasinya dengan baik.

Selanjutnya, titik macet ketiga diperkirakan terjadi di jalan tol operasional ke fungsional. Di sana, kata Moeldoko, akan terjadi perlambatan laju kendaraan dari 100 kilometer per jam menjadi 40 kilometer per jam. "Hal yang wajar itu macet. Jadi jangan nyalahin kita. Harus diterima itu, sabar dikit ya karena memang wajar alamiah dari kecepatan 100 ke kecepatan 40 kurang lebih," kata dia.

Baca: PT KAI: 30 Persen Tiket Kereta Arus Balik dari Surabaya Masih Ada

Untuk informasi mudik, Moeldoko menuturkan bahwa KSP telah meluncurkan sebuah website, infomudik.go.id. Website tersebut berisi kumpulan informasi mudik dari berbagai kelembagaan. "Semua informasi tentang mudik ada semua, termasuk juga Google telah bekerjasama dengan kita. Nanti semua yang ingin memahami sepanjang rute ada apa, positioning di mana semua sudah bisa dioperasionalkan," ucapnya.

Terkait dengan penyelenggaraan mudik tahun ini, pemerintah juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM cukup memenuhi kebutuhan yang ada. Sebab cadangan operasional BBM secara nasional harus berada di atas angka 20 hari.

Baca: 9 Langkah Pemerintah Menjamin Pasokan BBM Aman Saat Mudik

"Cadangan operasional untuk BBM Jenis Gasoline 23 Hari dan Gasoil 20 hari," kata Anggota Komite Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, Muhammad Ibnu Fajar dalam konferensi pers evaluasi Posko Nasional Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Senin, 4 Juni 2018. 

Pemantauan langsung ketersediaan dan penyaluran BBM ini dilakukan oleh Posko Nasional ESDM yang dikomandoi oleh Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa. Posko ini mulai bekerja pada 31 Mei 2018 dan akan berakhir pada 28 Juni 2018. Menurut Fajar, selama empat hari posko didirikan, kondisi ketersediaan dan penyaluran BBM masih berjalan normal. Kendati demikian, kata dia, posko telah menyiapkan sejumlah langkah demi menjaga kondisi ini bertahan hingga masa-masa mudik nanti. 






Moeldoko Sebut Tren Serangan Teror Menurun, Tak Lama Ada Bom Astana Anyar

14 jam lalu

Moeldoko Sebut Tren Serangan Teror Menurun, Tak Lama Ada Bom Astana Anyar

Moeldoko mengklaim upaya Indonesia dalam penanganan aksi terorisme sudah terbukti telah membuahkan hasil saat bertemu Menteri Kirgizstan


Moeldoko Tanggapi Bom Polsek Astana Anyar: Tak Ada Untungnya

1 hari lalu

Moeldoko Tanggapi Bom Polsek Astana Anyar: Tak Ada Untungnya

Moeldoko menilai aksi bunuh diri seperti yang terjadi pada peristiwa bom Polsek Astana Anyar tak menguntungkan siapa pun.


Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

4 hari lalu

Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

Moeldoko mengatakan pemerintah menargetkan pembukaan 200 ribu hektar untuk pengembangan komoditas sorgum.


Moeldoko Masak Nasi Goreng Bareng Bapanas, Sosialisasi Pangan Substitusi Beras

4 hari lalu

Moeldoko Masak Nasi Goreng Bareng Bapanas, Sosialisasi Pangan Substitusi Beras

Moeldoko berharap melalui demo masak nasi goreng sorgum sebagai bentuk sosialisasi alternatif makanan sehat.


Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

4 hari lalu

Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menilai impor beras adalah alternatif terakhir apabila memang diperlukan.


Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

6 hari lalu

Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

Presiden Jokowi dilaporkan telah menjalin kesepakatan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait pengembangkan kendaraan listrik.


Aksi Nyata Transisi Energi Bawa PLN Raih Green Initiative Awards 2022

6 hari lalu

Aksi Nyata Transisi Energi Bawa PLN Raih Green Initiative Awards 2022

Pemerintah menilai PLN telah melakukan aksi nyata. Antara lain melalui PLTS terapung dan penguatan ekosistem kendaraan listrik.


Relawan Ubah Deklarasi Moeldoko Lebih Sederhana, Prioritaskan Bantu Korban Gempa Cianjur

11 hari lalu

Relawan Ubah Deklarasi Moeldoko Lebih Sederhana, Prioritaskan Bantu Korban Gempa Cianjur

Relawan mengubah agenda deklarasi Moeldoko menjadi lebih sederhana dan berfokus pada aksi kemanusiaan korban gempa Cianjur


RAPBD DKI 2023 Rp 83,7 Triliun, Anggaran Program Prioritas Heru Budi tidak Dipangkas

13 hari lalu

RAPBD DKI 2023 Rp 83,7 Triliun, Anggaran Program Prioritas Heru Budi tidak Dipangkas

Kepala BPKD Jakarta menyatakan pemerintah daerah harus menganggarkan biaya untuk program prioritas Pj Gubernur Heru Budi Hartono dalam RAPBD DKI 2023


Kartu Prakerja Berjalan 3 Tahun, Penerima Manfaat di Aceh Tembus 400 Ribu Orang

15 hari lalu

Kartu Prakerja Berjalan 3 Tahun, Penerima Manfaat di Aceh Tembus 400 Ribu Orang

Sebanyak 440.287 dari total 16,4 juta penerima Program Kartu Prakerja berasal dari Provinsi Aceh.