PT Gajah Tunggal Tbk Raih Top 100 Indonesian Brand Award 2018

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, Leonard Gozali (tengah), dalam acara penghargaan Top 100 Most Valuable Indonesian Brand Award 2018 di Hotel Shangri-la Jakarta, Kamis 31 Mei. (istimewa)

    Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, Leonard Gozali (tengah), dalam acara penghargaan Top 100 Most Valuable Indonesian Brand Award 2018 di Hotel Shangri-la Jakarta, Kamis 31 Mei. (istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Gajah Tunggal Tbk sebagai penyokong sejumlah pentas balap nasional bahkan ajang sepak bola Asia, meraih penghargaan Top 100 Most Valuable Indonesian Brands Award 2018 dari Brand Finance, lembaga konsultan brand internasional bekerjasama dengan Majalah SWA.

    Leonard Gozali selaku Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk hadir untuk menerima penghargaan tersebut. Penghargaan Top 100 Most Valuable Indonesian Brands merupakan peringkat 100 merek dengan nilai tertinggi yang valuasinya dilakukan oleh Brand Finance Plc, lembaga konsultan penilaian merek dari London, Inggris.

    “Kami bangga berhasil masuk ke dalam Top 100 Most Valuable Indonesia Brands 2018, terima kasih atas penghargaan yang bergengsi ini dari Brand Finance dan majalah SWA” ujarnya di Hotel Shangri-La Jakarta pada malam penganugerahan Top 100 Most Valuable Indonesian Brands Award 2018, Kamis 31 Mei.

    PT Gajah Tunggal Tbk bahkan berhasil menduduki peringkat ke-38 berdasarkan hasil penilaian dari kelima brandnya yaitu GT Radial, IRC Tire, Zeneos, Giti dan Gajah Tunggal. Hal tersebut merupakan pembuktian bahwa reputasi produksi ban lokal tidak bisa dipandang sebelah mata.

    “Penghargaan yang kami dapatkan ini merupakan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produksi ban lokal baik untuk pasar Indonesia mapunun internasional” ujar Leonard lagi.

    PT Gajah Tunggal Tbk melalui 3 (tiga) brandnya yaitu GT Radial, IRC dan Gajah Tunggal telah berhasil menjadi ban yang dipercaya oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) sebagai ban OEMnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.