Selama Ramadan, BPOM Temukan Takjil Mengandung Bahan Berbahaya

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta Dewi Prawitasari dalam konferensi pers penggrebekan pabrik kosmetik ilegal di Jalan Jelambar Utama Raya, Jakarta Barat, 15 Februari 2018. Tempo/M Rosseno Aji

    Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta Dewi Prawitasari dalam konferensi pers penggrebekan pabrik kosmetik ilegal di Jalan Jelambar Utama Raya, Jakarta Barat, 15 Februari 2018. Tempo/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan adanya bahan berbahaya pada beberapa makanan untuk berbuka puasa atau takjil di Jakarta. Salah satunya ditemukan pada pusat takjil di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    "Kita menemukan satu produk positif formalin, yaitu tahu," kata Kepala Balai Besar POM Jakarta Sukriadi Darma di kantor BPOM, Kamis, 31 Mei 2018.

    Sukriadi menjelaskan, inspeksi di Jakarta Pusat, yang meliputi kawasan Bendungan Hilir atau Benhil, Jalan Sabang, dan Pasar Senen, juga ditemukan takjil mengandung bahan berbahaya.

    Simak: BPOM Jajanan Takjil Mengandung Bahan Berbahaya

    "Ada rhodamin B pada es pacar Cina, kemudian tahu dan mi yang mengandung formalin," ucapnya.

    Untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, Sukriadi menyebut belum ditemukan takjil yang mengandung bahan berbahaya. Sukriadi mengatakan peningkatan pengawasan selama Ramadan dilakukan sesuai dengan surat edaran Deputi III Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya. Dalam surat itu, pengawasan terhadap takjil ditambahkan.

    "Kita akan intensifikasikan terus-menerus hingga Idul Fitri," ujarnya.

    Untuk pengawasan produk kedaluwarsa, BPOM belum menemukan kasus dalam jumlah besar selama Ramadan. Kasus yang dijumpai hanya karena pemilik toko tidak teliti memajang produk. Begitu juga untuk parsel Lebaran, Sukriadi belum menemukan pelanggaran.

    "Kami belum menemukan adanya bahan yang sudah dilarang dalam parsel, seperti minuman beralkohol atau expired sudah dekat," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.