Presiden Jokowi dan PM India Akan Bahas Berbagai Isu Bilateral

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi dalam kunjungannya ke Hyderabad House di New Delhi, India, 12 Desember 2016. Dalam lawatannya di India, Jokowi juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan sejumlah CEO perusahaan India dan menghadiri acara Ramah Tamah dan Santap Siang dengan Staf KBRI New Delhi. REUTERS/Adnan Abidi

    Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi dalam kunjungannya ke Hyderabad House di New Delhi, India, 12 Desember 2016. Dalam lawatannya di India, Jokowi juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan sejumlah CEO perusahaan India dan menghadiri acara Ramah Tamah dan Santap Siang dengan Staf KBRI New Delhi. REUTERS/Adnan Abidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi pagi hari ini akan dibahas berbagai isu bilateral, mulai maritim, ekonomi, hingga sosial-budaya, serta isu regional dan global. Sejumlah nota kesepahaman bersama akan ditandatangani oleh kedua pemimpin dalam pertemuan tersebut.

    Duta Besar Indonesia untuk India, Sidharto R. Suryodipuro, menilai rencana kunjungan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi ke Jakarta pada 29-31 Mei 2018 sebagai momentum untuk memperkuat hubungan kedua negara. "Kunjungan ini akan menambah momentum terhadap kerja sama pertahanan, ekonomi, dan konektivitas," kata Sidharto di Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

    Baca: Jokowi Bersyukur Rupiah Sempat Menyentuh Rp 13 Ribu

    PM Narendra Modi pada pagi hari ini memulai serangkaian kegiatan yang diawali pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Sebelumnya, PM Narendra Modi tiba di Jakarta, Selasa malam lalu. Selain bertemu dengan Presiden Jokowi, PM Narendra Modi akan berkunjung ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dan menemui komunitas India di Jakarta.

    Perdana menteri ke-14 India itu juga direncanakan menghadiri CEO Forum Indonesia-India kedua, setelah pertama kali diadakan pada 2016 di sela kunjungan Presiden Jokowi ke India. Forum ini bertujuan meningkatkan kerja sama bisnis kedua negara.

    Sidharto menyebutkan hubungan Indonesia dan India memiliki potensi luas untuk bisa dikembangkan. Karena itu, pemerintah dan pelaku usaha Indonesia harus proaktif berinvestasi untuk memperkuat hubungan bilateral ini. "Saya juga ingin melihat awareness yang lebih tinggi di Indonesia tentang India, karena ini adalah negara penting dan tidak boleh hanya menjadi blind spot dalam awareness kita."

    Kedatangan PM Narendra Modi merupakan kunjungan resmi pertama ke Indonesia sebagai balasan atas kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke India pada Desember 2016, juga saat menghadiri ASEAN-India Commemorative Summit pada Januari 2018. Kunjungan PM Narendra Modi juga dilaksanakan dalam rangka menyambut peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India pada 2019.

    ANTARA

    Lihat juga video: Ini Strategi Pendiri Bukalapak sehingga Dibanjiri Jutaan Pelapak

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.