Polisi Usut Motif Penumpang Lion Air di Pontianak Teriak Ada Bom

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang berhamburan keluar pesawat Lion Air JT 687 di Bandara Supadio, Pontianak, 28 Mei 2018, pukul 18.30.  ISTIMEWA

    Penumpang berhamburan keluar pesawat Lion Air JT 687 di Bandara Supadio, Pontianak, 28 Mei 2018, pukul 18.30. ISTIMEWA

    TEMPO.CO, Pontianak - Kepolisian Resor Kota Pontianak mendalami motif FN, seorang penumpang maskapai Lion Air di Bandara Supadio, Pontianak, tujuan Jakarta yang berteriak atau bercanda bahwa ada bom di tasnya. Peristiwa itu mengakibatkan kepanikan pihak maskapai dan penumpang.

    "Hingga saat ini, kami terus melakukan pemeriksaan untuk mendalami motif pelaku yang mengatakan ada bom di tasnya kepada pramugari maskapai Lion Air tersebut," kata Kepala Polresta Pontianak Ajun Komisaris Besar Wawan Kristyanto di Pontianak, Senin malam, 29 Mei 2018.

    Baca juga: Buntut Gurauan Soal Bom, 11 Penumpang Lion Air Dilarikan ke RS

    Selain menimbulkan kepanikan, kejadian itu mengakibatkan penumpang terluka. Dari data yang diperoleh, ada belasan orang yang terluka dan sudah dirawat di rumah sakit terdekat. Rata-rata penumpang mengalami luka ringan karena nekat terjun dari pintu darurat akibat panik.

    Menurut dia, beberapa penumpang nekat terjun dari pintu darurat karena ada penumpang yang membuka pintu darurat tersebut. Padahal Lion Air belum meminta pintu darurat dibuka.

    Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam Pasal 437 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

    Wawan mengimbau masyarakat untuk tidak bergurau atau bercanda, terutama di kawasan bandara, terkait dengan bom. Sebab, hal itu dianggap ancaman.

    Sebelumnya sekitar pukul 18.30 WIB, penerbangan pesawat Lion Air JT687 tujuan Jakarta mengalami penundaan karena salah seorang penumpangnya berinisial FN menyatakan adanya bom kepada salah seorang pramugari Lion Air saat menaruh tas bawaannya di bagasi di kabin pesawat tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.