Sabtu, 18 Agustus 2018

Blue Bird Kerahkan 1.000 Kendaraan untuk Asian Games 2018

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengemudi taksi Blue Bird melakukan konvoi melintasi salah satu ruas jalan di Pangkalpinang, Bangka Belitung, usai peluncuran, 18 Desember 2015. ANTARA FOTO

    Pengemudi taksi Blue Bird melakukan konvoi melintasi salah satu ruas jalan di Pangkalpinang, Bangka Belitung, usai peluncuran, 18 Desember 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan penyedia jasa transportasi PT Blue Bird Tbk. berencana mengerahkan lebih dari 1.000 unit kendaraan untuk ajang Asian Games yang dilaksanakan mulai Agustus 2018.

    Direktur PT Blue Bird Tbk. Sigit Priawan Djokosoetono mengungkapkan perseroan akan menyediakan lebih dari 1.000 kendaraan dalam berbagai jenis selama pelaksanaan Asian Games dan sekitar 400 kendaraan limousine khusus untuk pelaksanaan pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018.

    Baca juga: Mau Membeli Mobil Eks Taksi Blue Bird, Harga Mulai Rp 72 Jutaan

    “Pelaksanaan event itu memang sesaat, namun kontribusinya cukup lumayan karena setelah event selesai, masih ada kebutuhan kendaraan untuk delegasinya. Pemasukan ke kuartal tersebut cukup lumayan,” ungkap Sigit di Jakarta, Kamis, 24 Mei 2018.

    Sigit menyebut pihaknya belum memperhitungkan secara spesifik berapa besar kontribusi pemasukan dari keterlibatan perusahaan dalam menyediakan kendaraan untuk agenda-agenda penting nasional tersebut.

    Kendati demikian, Sigit mengatakan untuk menyuplai kendaraan, perusahaan tidak memerlukan investasi khusus. Seluruh kendaraan yang dialokasikan untuk agenda-agenda tersebut akan berasal dari kendaraan perusahaan yang sudah ada.

    Berdasarkan dokumen perusahaan, saat ini Blue Bird memiliki total 29.000 kendaraan dalam beberapa jenis, dan beroperasi di 18 kota di Indonesia.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.