Harga Daging di Pasar Minggu Relatif Stabil pada Pekan I Ramadan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pedagang daging dan harga daging. getty images

    Ilustrasi pedagang daging dan harga daging. getty images

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga daging di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, relatif stabil pada pekan pertama Ramadan. Eko, pedagang di Pasar Minggu, mengatakan harga daging tidak naik.

    "Daging has dalam Rp 130 ribu per kilo," ucapnya di lapak dagangannya, Sabtu, 19 Mei 2018.

    Baca juga: Tradisi Meugang Menjelang Ramadan Picu Harga Daging di Aceh Naik

    Adapun harga daging sandung lamur, ujar Eko, sebesar Rp 120 ribu per kilogram. Menurut dia, tidak ada kenaikan harga daging selama Ramadan. "Sama saja, sebelum puasa juga segini," ujarnya.

    Harga tersebut sedikit lebih mahal daripada rata-rata harga daging nasional yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan. Dalam statistik tersebut, harga daging per kg sebesar Rp 118.212.

    Dibandingkan dengan Ramadan tahun lalu, daging dibanderol dengan harga yang tidak jauh. Pada Juni 2017, harga daging nasional sebesar Rp 115.636-119.300.

    Sedangkan harga rata-rata ayam ras nasional pada 2017 sebesar Rp 30.178- 30.775. Pada Ramadan 2018, harga ayam ras naik dibanding tahun lalu. Saat ini harga ayam ras sebesar Rp 33.462-36.176.

    Tak beda jauh dengan harga daging, kenaikan terjadi pada harga telur ayam ras. Pada Ramadan 2017, harga telur ayam ras sebesar Rp 22.794-Rp 23.050. Sedangkan tahun ini harga telur ayam ras sebesar Rp 24.245- 26.181.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.