Senin, 21 Mei 2018

Darmin Nasution: 3 Tugas Selesai Sebelum OSS Diluncurkan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2018

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2018 "Akselerasi Perdagangan di Era Ekonomi Digital" di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Januari 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan sistem perizinan terpadu (Online Single Submission) siap diluncurkan. Sistem ini diklaim bisa menambah kemudahan berusaha di Indonesia.

    "Reform-nya, sistemnya, maupun organisasinya sudah selesai. Kami siap untuk diluncurkan," kata Darmin di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

    Baca juga:Jokowi Akan Paksa Online Single Submission Segera Diterapkan

    Darmin menyatakan belum ada tanggal pasti peluncuran sistem ini. Namun dia memastikan OSS bisa diluncurkan sebelum 20 Mei.

    Darmin mengatakan pemerintah sudah hampir menyelesaikan tiga tugas sebelum meluncurkan sistem ini. Salah satunya adalah pembentukan satuan tugas percepatan berusaha yang berada di pusat dan daerah. Pembentukan tim tersebut saat ini telah mencapai 80 persen di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

    Pemerintah juga mereformasi perizinan di kementerian dan lembaga. "Kita sudah selesai dengan kementerian dan lembaga. Sudah kita sederhanakan secara besar-besaran perizinan kita," kata Darmin.

    Salah satunya terlihat dari proses pengajuan izin. Darmin mengatakan investor hanya perlu membawa akte notaris perusahaan untuk mendapat izin usaha dari BPKM. Investor juga akan mendapat nomor induk sebagai identitas.

    Dengan OSS, investor bisa dengan mudah memperoleh informasi mengenai insentif perpajakan dari pemerintah. "Misalnya insentif fiskal tax holiday atau tax allowance. Dia akan tahu melalui sistem, dia dapat atau tidak? Kalau dia dapat, tidak perlu lagi mengurus kemana-mana," ujar Darmin Nasution.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Abdurrahman dan Abu Bakar Baasyir di Jaringan ISIS Indonesia

    Kelompok pendukung ISIS di Indonesia menjadikan Aman Abdurrahman sebagai pemimpin dan Abu Bakar Baasyir sebagai penasihat.