Kamis, 24 Mei 2018

Tanya Boleh Bawa Bom ke Pesawat, Penumpang Lion Air Diamankan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Lion Air. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pesawat Lion Air. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Entah apa maksud penumpang maskapai penerbangan Lion Air yang seorang kakek ini. Yang pasti akibat pertanyaan yang diajukannya kepada pramugari, penerbangan terganggu dan ia pun harus berurusan dengan pihak keamanan.

    Kakek yang merupakan penumpang pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 291 ini bertanya kepada pramugari, apakah dirinya boleh membawa bom di dalam pesawat. Akibat pertanyaan "seram" itu, sang kakek pun diamankan petugas Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

    Baca juga: Bercanda Bom, 5 Penumpang Lion Air Diturunkan

    Executive General Manager Angkasa Pura II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait mengatakan penumpang atas nama Dasril Bakri itu mengaku membawa bom kepada pramugari maskapai Lion Air pada pukul 13.15 WIB.

    "Dia mengatakan kepada pramugari 'bolehkah saya membawa bom?', penumpang itu langsung diamankan oleh avsec kami," katanya, Rabu, 16 Mei 2018.

    Jaya mengatakan dengan peristiwa ini, semua penumpang Lion Air yang sudah boarding, diminta turun kembali dan diperiksa oleh petugas di SCP 2. Selain itu, semua bagasi dan barang bawaan penumpang kembali diperiksa petugas di kargo bandara.

    Sekitar pukul 13.50 WIB, pesawat dipindahkan ke isolated parking area D1 dan dilakukan pemeriksaan serta penyisiran ulang di semua bagian dalam pesawat. "Penumpang yang berusia 71 tahun itu sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Ganjil Genap Diperluas, Uji Coba Dilakukan Juli 2018

    Perluasan aturan ganjil genap di Jakarta akan dimulai Juli 2018. Ini berlaku selama pelaksanaan Asian Games dan mungkin akan dipertahankan.