LPS Pertahankan Suku Bunga Penjaminan Simpanan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lowongan kerja di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). lps.go.id

    Lowongan kerja di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). lps.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menahan suku bunga penjaminan simpanan di perbankan, baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing (valas). Suku bunga penjaminan ini diberlakukan untuk periode 15 Mei 2018 hingga 17 September 2018.

    Sekretaris Lembaga LPS Samsu Adi Nugroho di Jakarta, Senin, merinci tingkat bunga pinjaman simpanan mata uang rupiah untuk Bank Umum tetap sebesar 5,75 persen dan dalam valas 0,75 persen. Sementara itu, untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ditetapkan sebesar 8,25 persen dalam mata uang rupiah.

    Baca: Suku Bunga Simpanan Diperkirakan Stabil Sepanjang 2018

    Kebijakan tersebut ditetapkan setelah suku bunga simpanan bank acuan (benchmark) mulai bergerak stabil, setelah tren menurun sepanjang 2017 hingga kuartal pertama 2018.

    Samsu menjelaskan saat ini terjadi peningkatan volatilitas pada pasar keuangan dan indikasi awal pergeseran struktural arah suku bunga simpanan yang terlihat dari pergerakan dan arah likuiditas perbankan. "Mengantisipasi perkembangan tersebut, LPS akan meningkatkan intensitas monitoring dan evaluasi terkait kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan," kata Samsu.

    Terkait hal itu, LPS terbuka untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan pada kesempatan pertama terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan. Hal ini akan menyesuaikan dengan perkembangan data tingkat bunga simpanan perbankan dan hasil evaluasi atas kondisi stabilitas sistem keuangan nasional.

    Sesuai ketentuan LPS, kata Samsu, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi Tingkat Bunga Penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

    Oleh sebab itu, bank wajib memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.

    "Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah dan memperluas cakupan penjaminan, LPS mengimbau agar perbankan lebih memperhatikan ketentuan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rangka penghimpunan dana," ujar Samsu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.