Selasa, 21 Agustus 2018

3 Wilayah di Surabaya Ini Paling Diincar Pemburu Rumah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Patung Sura dan Baya di Surabaya. Dok. TEMPO/Darmaji

    Patung Sura dan Baya di Surabaya. Dok. TEMPO/Darmaji

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei yang digelar situs jual-beli properti online Lamudi menunjukkan Surabaya menjadi salah satu kota incaran para pencari rumah di Indonesia. Berdasarkan data dari Lamudi, Surabaya menjadi kota ketiga terbanyak pencarian rumah setelah Jakarta dan Bandung.

    Dalam surveinya sepanjang 2017 diketahui kebanyakan responden dari Lamudi mengincar area Rungkut, Wiyung, dan Kenjeran. Untuk wilayah Rungkut, rata-rata harga rumah di sana mencapai Rp 10,625 juta per meter persegi.

    Baca: Bidik Milenial, Bank Mandiri Akan Rilis Program KPR Spesial

    Sementara harga rumah di wilayah Wiyung Rp 13,18 juta per meter persegi. Adapun untuk di wilayah Kenjeran mencapai Rp 11,14 juta per meter persegi.

    Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, menjelaskan, ada beberapa alasan Surabaya saat ini menjadi area incaran pencari properti. Salah satunya masifnya pembangunan infrastruktur di sana, seperti Jalan Lingkar Barat Luar (JLBL), Jalan Lingkar Timur Luar (JLTL), dan Jalan Lingkar Dalam Timur (JLLDT) atau yang dikenal dengan nama Middle East Ring Road (MERR) II C.

    Selain itu, Mart mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya akan mewujudkan pembangunan transportasi massal melalui program Angkutan Massal Cepat (AMC) berupa trem dan monorel. Dengan begitu, aktivitas masyarakat di sana bakal makin dimudahkan.

    Selain perkembangan infrastruktur, kata Mart, pertumbuhan ekonomi di Surabaya dapat meningkatkan daya beli masyarakat di sana. "Sehingga dapat mendorong tingginya kebutuhan properti, khususnya rumah, di Surabaya,” tuturnya, seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu, 5 Mei 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.