Menjelang Ramadan, Pengunjung Borong Baju Muslim di Tanah Abang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung memilih baju disalah satu toko di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, 21 April 2018. TEMPO/Fajar Januarta

    Sejumlah pengunjung memilih baju disalah satu toko di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, 21 April 2018. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurang dari dua minggu sebelum memasuki bulan Ramadan, pengunjung kawasan berbelanja Tanah Abang, Jakarta Pusat semakin padat. Pengunjung berbondong-bondong menyambangi pusat tekstil terbesar se-Asia Tenggara tersebut untuk berbelanja perlengkapan menjelang puasa dan lebaran. Saking ramainya, banyak pengunjung memadati selasar dan tangga pintu masuk Blok B Tanah Abang untuk sekedar duduk dan beristirahat

    Salah satu barang yang menjadi incaran pengunjung adalah baju muslim. Ria, salah satu pengunjung Tanah Abang sengaja mampir dari Bandung ke pusat perbelanjaan grosir tersebut demi berbelanja baju muslim untuk lebaran pada Mei 2018 mendatang.

    Baca: Shopee Tawarkan Diskon Produk hingga 80 Persen Menjelang Ramadan

    "Semalam sampai Jakarta, niatnya memang ke Tanah Abang untuk belanja baju lebaran buat keluarga," kata Ria yang memboyong suami dan seorang anaknya tersebut kepada Tempo, Sabtu, 5 Mei 2018.

    Riko, pengunjung Tanah Abang lainnya juga rela berdesakan siang itu untuk berburu baju koko. "Lebaran kan baju baru, makanya ini mau belanja," ucap pemuda tersebut sambil terkekeh.

    Menjelang Ramadan, baju muslim memang menjadi salah satu incaran pengunjung Tanah Abang. Sejumlah toko baju muslim kebanjiran pengunjung yang berburu baju lebaran. Salah satunya Toko Al Fajri yang berlokasi di Lantai SLG Blok B Tanah Abang. Amel, pemilik Al Fajri mengaku kerap kewalahan atas ramainya pengunjung yang membeli baju gamis. "Pendapatan bisa meningkat sampai 70 persen ketika mulai dekat puasa," ucap Amel.

    Menurut Amel, pengunjung mulai ramai sejak tiga bulan sebelum lebaran. Rata-rata pembelinya adalah penjual grosiran. "Belinya baju muslim borongan," ucap dia.

    Hal yang sama dialami oleh Toko Nova. Menurut Romlah, penjaga toko yang juga berlokasi di Blok B itu, sehari-hari tokonya mampu meraup Rp 20 hingga 50 juta. Namun, menjelang Ramadan, pendapatan meningkat sekitar lima persen. "Sekarang belum begitu banyak, tapi biasanya segitu naiknya (omzet)," ucap Romlah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.