Indef: Pakaian dan Bahan Makanan Bakal Jadi Pemicu Inflasi di Mei

Sejumlah pengunjung memilih baju disalah satu toko di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, 21 April 2018. Pedagang memperkirakan seminggu sebelum bulan Ramadan baru akan membludak untuk mencari kebutuhan puasa dan lebaran. TEMPO/Fajar Januarta

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara memprediksi bahan makanan dan pakaian jadi akan mengerek inflasi yang cukup besar pada bulan Mei. Khusus bahan makanan dan pakaian itu, menurut Bhima, bakal menyumbang inflasi hingga 0,6 persen secara bulanan atau 3,6 persen secara tahunan menjelang bulan Ramadan.

"Selain itu, ada faktor imported inflation, yakni naiknya bahan baku dan biaya produksi akibat pelemahan nilai tukar rupiah," ujar Bhima saat dihubungi Tempo pada Kamis, 3 Mei 2018.

Baca: Inflasi Rendah, Gubernur BI: Tingkat Konsumsi Masyarakat Membaik

Selain kedua hal tersebut, ujar Bhima, pemerintah juga harus memperhatikan administered price karena tren harga minyak dunia masih cukup tinggi. "Imbas ke harga BBM non subsidi akan membuat biaya logistik lebih mahal," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Bhima, pemerintah harus cermat mengendalikan pasokan pangan, khususnya bahan makanan yang secara musiman, harganya naik saat bulan puasa.

Kemarin, Rabu, 3 Mei 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada April 2018 sebesar 0,1 persen. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan angka tersebut masih baik dan sesuai dengan target pemerintah, yakni 3,5 persen plus minus satu.

Menjelang puasa, Darmin juga memastikan pemerintah akan senantiasa menjaga harga pangan. Terutama untuk komoditas yang rentan mengalami kenaikan harga menjelang puasa dan Lebaran. “Kalau beras, akan kami dorong lebih turun lagi. Daging terutama. Jadi memang secara keseluruhan kita belum tahu," ujarnya Darmin di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Mei 2018.

Walaupun peran komoditas itu terhadap inflasi tidak besar, menurut Darmin biasanya harga cabai itu bakal bergerak naik. "Tapi, karena beras dan daging, arahnya kami coba turunkan pada bulan puasa dan Lebaran, inflasinya enggak tinggi,” katanya.

ZARA AMELIA






Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

6 jam lalu

Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan Indonesia memiliki kekuatan tersendiri untuk menghadapi perekonomian global yang bergejolak.


Gubernur BI Paparkan 5 Risiko yang Dihadapi Perekonomian Global

6 jam lalu

Gubernur BI Paparkan 5 Risiko yang Dihadapi Perekonomian Global

Di tengah perekonomian global yang masih bergejolak, Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan ada risiko stagflasi, bahkan resflasi.


Jokowi Puji Pertumbuhan Ekonomi Maluku 27 Persen: Tertinggi di Dunia

7 jam lalu

Jokowi Puji Pertumbuhan Ekonomi Maluku 27 Persen: Tertinggi di Dunia

Menurut Jokowi, pertumbuhan di Maluku Utara itu adalah buah hasil upaya pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri dan pembangunan infrastruktur.


Survei Charta Politika: Penegakan Hukum Masih Dapat Rapot Merah

1 hari lalu

Survei Charta Politika: Penegakan Hukum Masih Dapat Rapot Merah

Survei Charta Politika menyebut kondisi penegakan hukum di Indonesia masih mendapat rapot merah. Meski ada peningkatan dibandingkan survei sebelumnya


Kenaikan UMP 2023, Berikut Daftar Lengkapnya di Seluruh Provinsi

1 hari lalu

Kenaikan UMP 2023, Berikut Daftar Lengkapnya di Seluruh Provinsi

Pemerintah provinsi di Indonesia telah menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2023 dengan kenaikan di bawah 10 persen.


Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

2 hari lalu

Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerbitkan Surat Keputusan Nomor 561/Kep.752-Kesra/2022 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat tahun 2023.


Sembilan Langkah Pokok Pengendalian Inflasi

2 hari lalu

Sembilan Langkah Pokok Pengendalian Inflasi

Tidak mungkin (pengendalian inflasi) diatasi sendiri oleh pemerintah daerah.


Menjelang Libur Akhir Tahun, Harga Telur Ayam di Jakarta Melonjak jadi Rp 29.372 per Kg

2 hari lalu

Menjelang Libur Akhir Tahun, Harga Telur Ayam di Jakarta Melonjak jadi Rp 29.372 per Kg

Harga telur ayam terpantau melonjak di Jakarta dan bahkan melampaui harga rata-rata nasional komoditas tersebut.


Airlangga Ingatkan Ada Pemda Belum Terapkan Kebijakan Pengendalian Inflasi

3 hari lalu

Airlangga Ingatkan Ada Pemda Belum Terapkan Kebijakan Pengendalian Inflasi

Tekanan pada inflasi diperkirakan masih tinggi, terutama pada akhir tahun, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan tahun baru.


Prediksi Inflasi Pekan Keempat November 0,18 Persen, Bank Indonesia: Dipicu Harga Telur

3 hari lalu

Prediksi Inflasi Pekan Keempat November 0,18 Persen, Bank Indonesia: Dipicu Harga Telur

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi hingga pekan keempat November 2022 sebesar 0,18 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).