Ignasius Jonan Sindir Gonta-ganti Dirut Pertamina

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku tak kesulitan mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) online sendiri usai mengisi SPT online di kantornya, 6 Maret 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku tak kesulitan mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) online sendiri usai mengisi SPT online di kantornya, 6 Maret 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat memberi kata sambutan di acara Pertamina Digital Expo 2018 hari ini melontarkan sejumlah sindiran. Di menit-menit awal pidatonya, Jonan menyinggung soal pergantian direksi PT Pertamina (Persero) yang sering sekali dilakukan. 

    "Kalau tugasnya suka gonta-ganti direksi harus dikasih kesempatan pertama pidato," kata Jonan diikuti tawa tamu undangan yang hadir di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Rabu, 25 April 2018. Jonan dalam acara tersebut mendapat kesempatan pidato terakhir.

    Baca: Pejabat Ini Curiga Jokowi Tak Tahu Pencopotan Direktur Pertamina

    Sebelum giliran Jonan, ada pelaksana tugas Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati yang menyampaikan kata sambutan. Ada juga Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Fajar Harry Sampurno yang berpidato.

    Tak berhenti di situ. Terkait pembenahan Pertamina, Jonan mengingatkan agar perusahaan itu memperbaiki kondisi internal terlebih dahulu.

    Jonan lalu mengutip ucapan kutipan dari tokoh besar Mahatma Gandhi yang menyebutkan perubahan harus diikuti dengan perubahan diri sendiri. "Untuk Pertamina, saya pikir kalau mau berubah harus dimulai dari direksi dan komisarisnya," ujar Jonan.

    Dalam pidato itu, Jonan juga menyentil Harry Sampurno. Saat memaparkan perihal keselamatan kerja dan teknis, Jonan menyebut wajar jika Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN tersebut tak terlalu paham. "Kalau pak Harry tidak mengerti, tidak apa-apa karena bukan orang teknis. Spesialisnya ganti direksi," ujarnya yang kembali disertai tawa tamu undangan.

    Seperti diketahui, Kementerian BUMN kembali merombak direksi Pertamina. Kementerian BUMN mengumumkan penunjukan Nicke Widyawati sebagai Dirut Pertamina baru menggantikan Elia Massa Manik. Keputusan diambil dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Pertamina pada Jumat, 20 April 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.