Harga Minyak Mentah Dunia Turun Seusai Pertemuan Trump-Macron

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pemeriksaan rutin pada tangki timbun di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina di Pontianak, Kalimantan Barat, 14 Oktober 2017. TBBM Pontianak setiap harinya mendistribusikan 2.578 liter untuk berbagai jenis BBM guna mendukung program BBM satu harga Pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petugas melakukan pemeriksaan rutin pada tangki timbun di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina di Pontianak, Kalimantan Barat, 14 Oktober 2017. TBBM Pontianak setiap harinya mendistribusikan 2.578 liter untuk berbagai jenis BBM guna mendukung program BBM satu harga Pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak mentah dunia di New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchange menurun pada akhir perdagangan Selasa, 24 April 2018, waktu setempat. Turunnya harga minyak mentah dunia terjadi saat ketegangan geopolitik mereda setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan Amerika Serikat dan Prancis hampir mencapai kesepakatan untuk mempertahankan kesepakatan nuklir dengan Iran.

    Patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni harganya turun 0,94 dolar AS menjadi menetap di posisi 67,70 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

    Sedangkan minyak mentah Brent, yang menjadi patokan global, untuk pengiriman Juni kehilangan 0,85 dolar AS menjadi ditutup pada harga 73,86 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, menurut laporan Xinhua.

    Penurunan harga minyak itu antara lain dipengaruhi oleh dampak pertemuan Trump dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dalam konferensi pers, Selasa, 24 April 2018, dengan Macron, yang ingin mempertahankan kesepakatan itu, Trump mengatakan dia dan Macron setidaknya bisa memiliki kesepakatan sendiri dengan cukup cepat, menurut CNBC.

    Amerika Serikat memiliki waktu hingga 12 Mei 2018 untuk memutuskan, apakah akan menghentikan kesepakatan nuklir dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi terhadap produsen terbesar ketiga di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

    Selain itu, para investor terus memantau data persediaan minyak mentah Amerika Serikat, yang dijadwalkan rilis Rabu waktu setempat, dengan para analis memperkirakan adanya penurunan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?