PGN Perbaiki Kebocoran Pipa Gas di Bekasi

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) saat melakukan proses perbaikan pipa gas yang bocor di Jalan MT. Haryono, Jakarta Timur, 16 Maret 2018. (Sumber: PGN)

    Tim dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) saat melakukan proses perbaikan pipa gas yang bocor di Jalan MT. Haryono, Jakarta Timur, 16 Maret 2018. (Sumber: PGN)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menurunkan Tim Penanggulangan Gangguan atau TPG memperbaiki kebocoran pipa gas yang terletak di Jalan Raya Bekasi, Cakung Timur, Jakarta Timur, Selasa pagi, 24 April 2018.

    "Rencananya pagi ini jam 10.00 WIB, tim PGN akan menyambung pipa gas yang terkena sheet pile. Kontraktor proyek tol akan membantu mencabut sheet pile dan melakukan galian open cut sepanjang pipa yang crossing tersebut," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama lewat keterangannya yang diterima Tempo pada Selasa.

    Baca: Seusai Magrib, Pipa Gas Bocor Lagi di Depan Kantor BNN

    Penyambungan pipa gas diproyeksikan selesai pada sore hari, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengelasan sambungan pipa yang dilaksanakan malam hari sampai dengan pagi hari. "Jadi malam nanti sampai pagi, ruas Jalan Raya Bekasi akan ditutup kembali demi keamanan. Diharapkan setelah itu pekerjaan perbaikan pipa PGN selesai dan pasokan gas untuk pelanggan bisa normal kembali," kata Rachmat.

    Rachmat menjelaskan, pihaknya mendapat informasi ihwal terjadinya kebocoran pipa gas, yang diduga akibat kegiatan pemancangan proyek enam ruas jalan tol di Jalan Raya Bekasi, Cakung Timur, itu pada pukul 15.00 WIB, Senin, 23 April 2018. "Kemudian Tim Penanggulangan Gangguan (TPG) PGN segera menjalankan prosedur pengamanan sesuai dengan SOP tanggap darurat yang berlaku," ujarnya.

    Langkah pertama yang dilakukan PGN, ujar Rachmat, adalah menghentikan sementara aliran gas bumi kepada pelanggan yang terkena dampak kebocoran tersebut. Kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Muspika, kepolisian, pemadam kebakaran, rumah sakit, dan masyarakat sekitar, sehingga PGN mampu melakukan sterilisasi dengan radius 100 meter dari titik kebocoran. Termasuk mematikan semua sumber panas, seperti mesin kendaraan dan alat berat.

    "Selanjutnya, kami mendirikan barikade sekaligus perbaikan valve yang telah diselesaikan pukul 02.10 WIB dinihari. Upaya menutup lubang tersebut dilakukan nonstop dengan target kendaraan umum dan mobil pribadi bisa melalui Jalan Raya Bekasi pada pukul 04.45 WIB pagi," kata Rahmat dari PGN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.