Ekspor Makanan dan Minuman ke Spanyol Berpotensi Ditingkatkan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Delegasi Indonesia saat mengikuti pameran Alimentaria dan Alimentaria Expo Halal 2018, di Barcelona-Spanyol, tanggal 16-19 April kemarin. TEMPO/ ISTIMEWA

    Delegasi Indonesia saat mengikuti pameran Alimentaria dan Alimentaria Expo Halal 2018, di Barcelona-Spanyol, tanggal 16-19 April kemarin. TEMPO/ ISTIMEWA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Madrid, Adi Priyanto, mengatakan nilai ekspor produk makanan dan minuman Indonesia ke pasar Eropa, khususnya Spanyol, berpotensi ditingkatkan. Potensi itu melihat respons baik yang diterima delegasi Indonesia saat mengikuti pameran Alimentaria dan Alimentaria Expo Halal 2018 di Barcelona, Spanyol, 16-19 April 2018.

    "Menjadi tugas KBRI untuk menyikapi setiap perkembangan permintaan di luar dan menyampaikannya kepada pengusaha di Indonesia," kata Adi dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 22 April 2018.

    Baca juga: Darmin Nasution Ingin Andalan Ekspor Beralih ke Non Komoditas

    Adi mengatakan pasar Eropa sangat sensitif terhadap produk bahan makanan. Dalam Alimentaria tahun ini, permintaan produk makanan yang sedang berkembang adalah makanan berbahan dasar organik dan gluten free.

    Hal senada disampaikan Atase Perdagangan KBRI Madrid Elisa Rosma. Dia menambahkan, kopi sebagai salah satu produk potensial untuk dijual ke Spanyol.

    "Pada 2017, Indonesia mengekspor produk makanan dan minuman serta kopi sebesar US$ 65,9 juta. Naik sekitar 103 persen dibandingkan 2016, yang hanya US$ 32,4 juta," ujarnya.

    Kepala Indonesian Trade Promotion Center Barcelona Deden Muhammad Fajar Shiddiq mengatakan keikutsertaan Indonesia untuk keempat kalinya dalam Alimentaria mendapat apresiasi dari kalangan importir dan distributor.

    "Para importir menyambut baik kehadiran 10 perusahaan Indonesia yang siap masuk ke pasar internasional," ucapnya.

    Perusahaan yang bakal melakukan ekspor itu meliputi Grup Dua Kelinci, PT Mayora, PT Pondan Pangan Makmur, Kopinusa, PT Sosro, PT Indofood, Mensa Group, Coco Sugar, Panca Rasa Pratama, serta PT Peaberry Mandiri Resources.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.