Perumahan Syariah Madinah City Dibangun 1.000 Hektare di Bekasi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perumahan. TEMPO/Fahmi Ali

    Ilustrasi perumahan. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Bekasi - Perusahaan properti berbasis syariah, PT Darusalam Madani Properti, akan mengembangkan lahan seluas 1.000 hektare di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk pembangunan perumahan syariah bernama Madinah City.

    "Tahap awal yang dikembangkan seluas 75 hektare, sesuai izin dari pemerintah daerah," kata CEO PT Darusalam Madani Properti Saiful Azmi Aziz di Bekasi, Ahad, 22 April 2018.

    Baca juga: Beli Rumah tanpa BI Checking, Alternatif Punya Properti dengan KPR Non-Bank

    Dana pembangunan tahap awal, kata dia, dikucurkan hingga Rp 1,5 triliun, bersumber dari konsorsium. Bahkan pihaknya menggandeng investor asal Timur Tengah.

    Aziz mengatakan pada tahap awal akan dibangun hingga 3.000 unit rumah dengan empat klaster. Perusahaan menargetkan unit terjual habis pada Oktober tahun ini. Adapun, harga jual mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah. "Kami akan membuka secara bertahap sampai dengan 1.000 hektare," kata Aziz.

    Menurut dia, lahan seluas itu sudah diplot ke pemerintah daerah setempat. Ia mengatakan meski berada di wilayah bagian utara Bekasi, Cabangbungin dipilih karena lahan yang tersedia masih cukup luas, mayoritas lahan persawahan.

    Aziz mengatakan investasi sebanyak itu tanpa melibatkan pinjaman di perbankan. Ia mengatakan dana murni dari konsorsium yang serius ingin mengembangkan perumahan syariah. Sebab, ujar dia, potensi perumahan syariah di Indonesia cukup besar.

    "Kami sudah riset, mayoritas penduduk muslim di Indonesia ingin keluar dari jeratan riba," kata dia.

    Ia mengatakan pola yang dilakukan perusahaan tidak melibatkan perbankan mulai dari akad kredit. Menurut dia, calon pembeli akan membayar kepada pengembang langsung, dengan berbagai persyaratan.

    "Syarat-syarat itu juga tidak keluar dari syariat Islam sendiri, karena kami menjunjung tinggi syariat Islam yang kami tawarkan," kata dia.

    Aziz mengatakan pengembang menerapkan konsep fasilitas islami dengan fasad bangunan rumah modern bergaya Kota Madinah. Terdapat masjid jami di atas lahan seluas dua hektare berkonsep Masjid Nabawi, yang dikelola secara profesional.

    Selain itu, di Madinah City ada fasilitas pendidikan, pesantren, tahfidz quran, area berkuda dan memanah, dan sebagainya. "Ini merupakan klaster terbesar di Indonesia berkonsep islami," ujar Aziz. (*)

    Lihat juga video: Bermodal Sofa Bekas, Pemuda Ini Sukses Bikin Belasan Kafe Kopi Keren



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.