Menteri Perdagangan: 6 Negara ASEAN Akan Bahas TPP di Singapura

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat mendatangi rumah duka  Sukamdani Sahid Gitosardjono di Jalan Imam Bonjol No.50, Jakarta, 21 Desember 2017. TEMPO/Kartika Anggraeni

    Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat mendatangi rumah duka Sukamdani Sahid Gitosardjono di Jalan Imam Bonjol No.50, Jakarta, 21 Desember 2017. TEMPO/Kartika Anggraeni

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan pemerintah akan melakukan pertemuan dengan sejumlah negara-negara Asia Tenggara untuk membahas soal Trans-Pacific Partnership (TPP).

    "Ada pembicaraan yang akan kita bahas lagi di Singapura. Enam negara ASEAN yang belum masuk TPP akan duduk bersama untuk membahas itu," kata Enggartiasto di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 20 April 2018.

    Baca: AS Tuduh RI Subsidi Biodiesel, Pemerintah Siapkan Langkah Ini

    Enggartiasto menjelaskan, Indonesia sedang mempertimbangkan untuk bergabung dalam Kemitraan Trans Pasifik. Namun, pemerintah enggan terburu-buru karena harus mengkaji terlebih dulu. Apalagi, Amerika Serikat sudah tak bergabung dalam TPP. "TPP tanpa AS tentu lain berbeda dengan TPP plus dengan TPP aslinya," kata dia.

    Menurut Enggartiasto, baru ada empat dari 10 negara ASEAN yang bergabung dalam TPP. Karena itu, semua negara-negara ASEAN akan berkumpul di Singapura untuk meminta penjelasan dari 4 negara yang sudah bergabung, yaitu Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, dan Vietnam. "Dengan demikian maka kita yang enam negara ini bisa kembali lagi kebersamaan ASEAN akan kita tunjukkan di sini," ujarnya.

    Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo mengatakan, pertemuan antar negara-negara ASEAN itu sekaligus mengkaji wacana Indonesia bergabung dalam TPP. Menurut dia, langkah tersebut dinilai lebih baik untuk meningkatkan solidaritas di antara negara-negara ASEAN.

    "Kalau kemaren kan Vietnam jalan sendiri, Malaysia jalan sendiri. Saya kira itu salah satu bentuk leadership Indonesia di ASEAN. Tapi kita belum memutuskan akan gabung atau enggak," ujar Iman.

    Meski begitu, Iman menyebutkan keputusan melanjutkan negosiasi perdagangan juga harus diperhatikan. "Kalau dari sekarang kita tutup mata dan enggak mau peduli, kita akan ketinggalan lagi. Cuma seperti apa prosesnya, apa yang harus disiapkan ya perlu dikaji lagi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.