Bongkar Pasang Direksi Pertamina ala Menteri Rini Soemarno

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN, Rini Mariani Soemarno. Dok TEMPO

    Menteri BUMN, Rini Mariani Soemarno. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kembali merombak jajaran direksi di PT Pertamina (Persero). Keputusan Rini mencopot Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik dan empat direktur lainnya itu termaktub dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Pertamina yang digelar pada hari ini, Jumat, 20 April 2018.

    Dalam dua tahun terakhir ini, Kementerian BUMN yang dipimpin Rini Soemarno sudah melakukan empat kali pergantian jajaran direksi di Pertamina. Tak hanya mengganti posisi direktur utama, Menteri Rini juga merombak pos-pos di manajemen Pertamina. Berikut ini perubahan direksi yang pernah dilakukan oleh Kementerian BUMN.

    Baca: Pertamina Terima 100 Persen Hak Kelola 8 Blok Terminasi 2018

    20 Oktober 2016. Menteri Rini menunjuk Ahmad Bambang sebagai Wakil Direktur Pertamina. Jabatan itu terbilang baru. Ahmad Bambang mendampingi Direktur Utama Dwi Soetjipto.

    3 Februari 2017. Direktur Utama Dwi Soetjipto dan Wakil Direktur Utama Ahmad Bambang diberhentikan dari posisinya masing-masingnya. Kementerian menilai Ahmad kurang bisa bekerja sama dengan Direktur Utama.

    16 Maret 2017. Kementerian BUMN menunjuk Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik

    15 Agustus 2017. Kementerian BUMN melakukan perombakan jajaran direksi dan nomenklatur Pertamina. Menteri Rini memberhentikan seorang direksi dan petinggi baru. Mereka adalah Gigih Prakoso sebagai Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko, dan Ardhy N Mokobombang sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia.

    9 Februari 2018. Menteri Rini kembali pergantian direksi. RUPS mengubah nomenklatur berupa Perubahan Direktur Pemasaran menjadi Direktur Pemasaran Ritel. Rini juga menambah posisi baru, yaitu Direktur Pemasaran Korporat dan Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur. Satu posisi yang dihapus ialah Direktur Gas.

    20 April 2018. Menteri Rini mencopot Direktur Utama Elia Massa Manik dan mengangkat Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Nicke Widyawati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut. Selain Elia Massa, Rini juga mencopot empat direksi Pertamina lainnya yakni Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Ardhy N. Mokobombang, Direktur Pengolahan Toharso, Direktur Manajemen Aset Dwi Wahyu Daryoto, dan Direktur Pemasaran Korporat Muchamad Iskandar.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.