Helikopter Jatuh di Morowali Selang 10 Menit Lepas Landas

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah helikopter milik Whitesky Aviation dilaporkan jatuh di industri pertambangan IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah. Foto: Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub

    Sebuah helikopter milik Whitesky Aviation dilaporkan jatuh di industri pertambangan IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah. Foto: Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melaporkan sebuah helikopter jatuh di Morowali, Kendari, Sulawesi Tenggara.

    Helikopter milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dilaporkan jatuh di kawasan industri tambang nikel perusahaan di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Jumat, 20 April 2018, sekitar pukul 09.30 WITA.

    Baca juga: Helikopter Tabrak Rumah di AS, 3 Tewas

    Helikopter PK-WSX yang dioperasikan Whitesky itu jatuh hanya berselang 10 menit setelah lepas landas.

    Humas PT IMIP Dedi Kurniawan membenarkan insiden helikopter jatuh yang sedang mengangkut tenaga kerja asing itu.

    Ia mengatakan helikopter tersebut hendak menuju Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, dan sempat take-off dan sekitar tujuh menit berada di udara. Namun, kata dia, helikopter itu balik arah kembali menuju helipad. Tetapi belum sempat mendarat sudah jatuh sekitar 100 meter dari helipad.

    Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab helikopter jatuh itu. Dedi mengatakan pihak perusahaan masih berkoordinasi dengan komite nasional keselamatan transportasi (KNKT).

    Diketahui penumpang yang ada di helikopter jatuh tersebut berjumlah enam orang yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Cina. Mereka adalah Xi Laiwang, Guan Kejiang, Yang Xun, Zhao Yipu, Du Yifei, dan Du Gui, sedangkan dua awak adalah Pilot Capt Rudi A. dan teknisi Daliati Gulo.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.