AirAsia Siap Buka Penerbangan Langsung Kuala Lumpur-Banyuwangi

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat AirAsia. cbc.com

    Pesawat AirAsia. cbc.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen AirAsia menyatakan siap membuka penerbangan langsung rute Kuala Lumpur, Malaysia ke Banyuwangi, Jawa Timur PP.

    "Kami akan kirim tim lanjutan untuk membahas rencana pengembangan Bandara Banyuwangi. Jika infrastrukturnya sudah siap jadi bandara internasional, kami siap buka penerbangan Kuala Lumpur-Banyuwangi. Kami mau menarik pelancong dari Australia dan Cina karena Kuala Lumpur itu hub terbesar AirAsia," kata Executive Chairman AirAsia Berhad Datuk Kamarudin Meranun saat mengunjungi Bandara Banyuwangi, Kamis, 19 April 2018.

    Baca juga: AirAsia Lepas Unit Usaha Penyewaan Pesawat USD 1,18 Miliar

    Saat mengunjungi bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia itu, Datuk Kamarudin mengatakan kedatangannya untuk melihat langsung perkembangan Bandara Banyuwangi dalam rangka pengembangan bisnis.

    "Saya kaget melihat Banyuwangi, sangat potensial. Ada 77 atraksi pariwisata sepanjang tahun, juga tujuan wisata menarik. Saya mengapresiasi semua pihak yang membuat daerah ini berkembang. Kami menjajaki membuka bisnis di Banyuwangi," ujar salah seorang pengusaha terkaya di Malaysia menurut Majalah Forbes itu dalam keterangan tertulis Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

    General Manager PT Angkasa Pura II Banyuwangi Anton Martalius menambahkan, progres bandara di Banyuwangi terbilang pesat. Infrastruktur Bandara Banyuwangi juga akan terus dikembangkan. Landas pacu dalam proses diperpanjang menjadi 2.600 meter dengan ketebalan PCN 56. Adapun apron menjadi 18 ribu meter persegi.

    "Untuk pesawat AirAsia yang menggunakan Airbus A-320 sudah bisa mendarat di sini. Intinya, kita siap," ucap Anton.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.