Sabtu, 17 November 2018

Cuti Bersama Libur Lebaran Ditambah, Menhub: Pemudik Dimudahkan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon pemudik membawa barang bawaan saat bersiap memasuki kereta Matarmaja di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 21 Juni 2017. PT Kereta TEMPO/Amston Probel

    Sejumlah calon pemudik membawa barang bawaan saat bersiap memasuki kereta Matarmaja di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 21 Juni 2017. PT Kereta TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Penambahan cuti bersama pada libur lebaran 2018 ini diharapkan tak hanya mengurai kemacetan di jalur darat pada arus mudik ataupun arus balik. Pemudik yang menggunakan moda transportasi umum seperti pesawat dan kereta api bakal dimudahkan. "Juga pesawat dan kereta yang lain membuat mereka lebih gampang mengatur peak season," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu, 18 April 2018.

    Budi menjelaskan, jika biasanya para pemudik memesan tiket paling banyak pada dua hari sebelum Lebaran, pada tahun ini akan berubah. "Dengan adanya keputusan ini (penambahan cuti bersama), hari-hari sebelum itu akan diambil juga. Sehingga kapasitas yang bisa diperoleh juga lebih baik," ujarnya.

    Baca: Cuti Bersama Libur Lebaran Ditambah, Netizen Protes Keras

    Lebih jauh, Budi berharap dengan keputusan penambahan cuti bersama pada libur Idul Fitri 1439 Hijriah akan dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas baik arus mudik maupun arus balik tahun ini. "Kita memang melihat pengaturan ini membuat libur lebih tenang," tuturnya.

    Proses mudik, menurut Budi, akan lebih bagus kalau pemudik diberikan banyak pilihan hari untuk pulang kampung. "Jangan diberikan pilihan pada satu atau dua hari menjelang Lebaran. Melengkapi keputusan itu saudara-saudara kita bisa libur atau pulang sejak hari Sabtu atau Minggu. Ini harapannya arus lalu lintas akan lebih terurai dengan banyak hari libur," katanya.

    Seperti diketahui, pemerintah memutuskan menambah cuti bersama dalam rangka libur Idul Fitri 1439 H pada 11 dan 12 Juni 2018 sebelum Lebaran, dan pada tanggal 20 Juni 2018 sesudah Lebaran. Adapun libur nasional dalam rangka Idul Fitri 1439 Hijriah akan jatuh pada 15 dan 16 Juni 2018.

    Dengan jumlah hari libur yang semakin panjang, menurut Budi, maka arus mudik ini akan tersebar ke beberapa hari dan tidak menumpuk hanya pada dua hari sebelum Lebaran seperti tahun yang lalu. "Ini akan tersebar ke beberapa hari. Kalau tahun kemarin itu dua hari, maka menumpuk pada dua hari itu. Bayangkan jumlah mobil yang bergerak ke Jawa Tengah yang banyak sekali itu akan penuh. Tapi kalau ini mereka ada yang berangkat lebih awal," ujarnya.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan penambahan cuti bersama libur lebaran ini akan dapat memberi manfaat bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dengan cukup waktu. "Keputusan ini dilakukan atas pertimbangan untuk mengurai arus lalu lintas sebelum dan sesudah mudik Lebaran, dan kami harapkan dengan cukup waktunya masyarakat untuk bisa bersilaturahmi dengan keluarga yang ada di luar kota." (*)

    Lihat juga: Rahasia Bisnis Pendiri Anomali Coffee yang Bikin 11 Kafe



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.