Menjelang Ramadan, 90 Persen Produk yang Digadaikan adalah Emas

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nasabah pegadaian melakukan transaksi di Kantor pusat Pegadaian Surabaya, Senin (14/09). Memasuki H-7 lebaran, pegadaian mengalami peningkatan transaksi sebesar 25% dibandingkan tahun lalu. Foto: TEMPO/Dwi Narwoko

    Nasabah pegadaian melakukan transaksi di Kantor pusat Pegadaian Surabaya, Senin (14/09). Memasuki H-7 lebaran, pegadaian mengalami peningkatan transaksi sebesar 25% dibandingkan tahun lalu. Foto: TEMPO/Dwi Narwoko

    TEMPO.CO, Jakarta -Pegadaian (Persero) melihat puncak tren permintaan pembiayaan melalui gadai akan terjadi saat awal bulan Puasa atau awal Ramadan yang umumnya digunakan untuk modal usaha. Direktur Utama PT Pegadaian, Sunarso, mengatakan sekitar 90 persen produk yang digadaikan masyarakat adalah emas untuk dicairkan sebagai modal usaha.

    "Awal bulan puasa untuk modal biasanya. Meski itu bulan Puasa, tapi 'demand' makanan dan minuman naik, maka orang butuh modal kerja dan mereka datang ke Pegadaian," kata Sunarso di Kantor Pegadaian cabang Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa, 17 April 2018.

    Baca: Harga Emas Antam Terus Naik, Dijual Rp 658.000 per Gram

    Tren permintaan gadai akan turun sekitar H-7 Lebaran karena masyarakat telah memiiki dana hasil usahanya dan menebus emas yang digadaikan. Setelah Lebaran, tren gadai akan kembali meningkat karena masyarakat yang ingin kembali menjalankan usahanya, tentu membutuhkan modal bisnis dan kembali menggadaikan emasnya.

    Ia menjelaskan model bisnis yang dilakukan Pegadaian ini tentunya tidak sekadar untuk mencairkan dana jika seseorang membutuhkan dana mendesak, namun juga mendukung usaha mikro, kecil dan menengah.

    Menurut dia, peningkatan nilai transaksi bisa mencapai 2-4 persen, jika melihat pada musim Lebaran sampai Hari Raya Idul Fitri tahun lalu.

    Sementara itu pada hari normal, Pegadaian melayani sekitar 125 ribu transaksi per hari di seluruh outlet Pegadaian dengan nilai rata-rata Rp 5 juta sampai Rp 6 juta setiap transaksi.

    Sunarso berharap tren gadai menjelang Ramadan dan setelah Lebaran tahun ini meningkat dari tahun lalu terutama jika melihat pada kondisi makro global di mana harga komoditas dan harga minyak mengalami kenaikan.

    "Harga minyak naik kadang-kadang baik juga, karena harga komoditas kan naik dan memicu pertumbuhan. Pegadaian itu 'follow growth' juga. Ekonomi bagus, Pegadaian juga bagus," kata dia.

    Baca berita tentang emas lainnya di Tempo.co.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.