Senin, 24 September 2018

Indonesia Resmi Gunakan Jaringan 5G pada 2019?

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi 5G. (ark21.com)

    Ilustrasi 5G. (ark21.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia akan mengikuti negara maju untuk menggunakan jaringan 5G bersifat komersial. Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail menyatakan Jepang dan Korea mulai memakai jaringan 5G pada 2019.

    "Tentu kita akan menyusul tidak jauh-jauh dari waktu itu," katanya seusai peluncuran perangkat lunak komersial 5G radio access network (RAN) di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, Selasa, 17 April 2018.

    Simak: Indonesia Uji Coba Jaringan 5G Saat Asian Games 2018

    Menurut Ismail, Indonesia tak serta-merta meninggalkan jaringan 3G dan 4G. Namun, kata dia, Indonesia harus berpartisipasi menjadi pemain global untuk mengembangkan jaringan 5G.

    Saat ini, pemerintah sedang membahas soal frekuensi. Pembahasannya dilakukan secara global. Artinya, frekuensi jaringan 5G bakal sejalan dengan kebijakan frekuensi dunia.

    Pembangunan jaringan 5G memanfaatkan jaringan infrastruktur telekomunikasi serat optik Palapa Ring. Ismail memaparkan, selain koneksi broadband yang lebih cepat, jaringan 5G dapat menggantikan peran manusia.

    "Fungsi-fungsi yang dijalankan manusia akan digantikan mesin," ujarnya.

    Untuk uji coba pertama, masyarakat dapat merasakan jaringan 5G saat Asian Games 2018. Asian Games 2018 digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September. Namun jaringan 5G hanya ada di kawasan perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep