Perjalanan KRL Belum Normal, Menteri Budi Sidak di Stasiun Duri

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpukan penumpang di Stasiun Duri, Jakarta. Youtube.com

    Penumpukan penumpang di Stasiun Duri, Jakarta. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerima informasi dari penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line bahwa penambahan satu perjalanan kereta tak mengurai kepadatan di Stasiun Duri. Budi mendapat laporan itu dari warga saat meninjau Stasiun Duri, Sabtu, 14 April 2018.

    "Pagi-pagi tadi saya tanya ke empat penumpang, apa sudah ada perubahan. Katanya belum," kata Budi di sela-sela inspeksi mendadaknya di Stasiun Duri, Jakarta, Sabtu.

    Baca: Stasiun Duri Membeludak, Pengguna KRL Bisa Gunakan Kereta Bandara

    Sebelumnya, Budi menyampaikan tiga solusinya untuk mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Duri. Salah satu solusi itu adalah menambah satu perjalanan KRL di jam sibuk. Budi menyodorkan solusi atas padatnya Stasiun Duri akibat frekuensi perjalanan kereta bandara yang melewati stasiun itu meningkat.

    Menurut Budi, PT KAI Commuter Jabodetabek sudah menjalankan sarannya, yakni menambah satu slot perjalanan KRL. Perjalanan kereta pagi (06.00-07.30) rute Tangerang-Duri, yang tadinya hanya memberangkatkan empat perjalanan kereta, kini menjadi lima. Tambahan perjalanan kereta adalah pada pukul 07.15 WIB.

    Ketika masih empat perjalanan kereta, jarak waktu antarkereta atau headway adalah 30 menit. Dengan bertambahnya perjalanan kereta, headway menjadi variatif. "Jarak antarkeretanya menjadi kombinasi, ada yang 15 menit dan 30 menit," ujar Budi.

    Sebelum kereta bandara berhenti di Stasiun Duri, ada lima perjalanan kereta Tangerang-Duri pada pukul 06.00-07.30. Setelah kereta bandara beroperasi, PT KAI Commuter Jabodetabek harus mengurangi perjalanan KRL dari lima menjadi empat.

    Karena penumpang semakin membeludak di Stasiun Duri, frekuensi perjalanan kereta kembali ditambah menjadi lima. Sayangnya, penambahan satu perjalanan KRL tak efektif. Alhasil, Budi meminta satu lagi perjalanan KRL rute Tangerang-Duri yang diselipkan di antara pukul 06.30 dan 07.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.