Banyak PNS Pensiun, Pemerintah Kota Sukabumi Kekurangan 1.300 ASN

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Gelora Bung Karno dipenuni ribuan peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diadakan Kementerian Kesehatan di Jakarta, (3/11). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Stadion Gelora Bung Karno dipenuni ribuan peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diadakan Kementerian Kesehatan di Jakarta, (3/11). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Sukabumi - Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat saat ini kekurangan sekitar 1.300 aparatur sipil negara untuk ditempatkan di berbagai dinas, kecamatan, dan kelurahan. "Saat ini, jumlah PNS di lingkungan Pemkot Sukabumi hanya sekitar 4.000 orang akibat banyak PNS yang pensiun, yang rata-rata setiap tahunnya mencapai seratus orang," kata Wali Kota Sukabumi M. Muraz di Sukabumi, Jumat, 14 April 2018.

    Muraz menjelaskan, sejak 13 tahun lalu, Pemerintah Kota Sukabumi tidak pernah mendapatkan jatah pengangkatan calon PNS dari pemerintah pusat. Jadi, pemerintah daerah tersebut selama 13 tahun ini tidak pernah mengangkat CPNS.

    Baca: Menteri Asman Pastikan Pensiunan PNS Dapat THR Tahun Ini

    Karena itu, ucap Muraz, keadaan ini memaksa pihaknya harus mengangkat pegawai baru untuk menutupi kebutuhan kekurangan pegawai. Terkait dengan hal tersebut, Pemkot Sukabumi mengusulkan kebutuhan CPNS kepada pemerintah pusat sebanyak seratus orang untuk meningkatkan dan mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat.

    Lebih jauh, Muraz menyebutkan, apabila melihat dari sisi kebutuhan dengan pengajuan CPNS tersebut, jelas masih banyak kurangnya. "Pengajuan jumlah CPNS ini disesuaikan dengan APBD Kota Sukabumi. Sebab, kami (Pemkot Sukabumi) harus menyediakan anggaran sebesar Rp 80 juta untuk setiap CPNS," ujarnya.

    Dengan perhitungan tersebut, tutur Muraz, Pemkot Sukabumi harus menyediakan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk pengajuan seratus CPNS tersebut. Sedangkan pemerintah pusat hanya memprioritaskan pengangkatan untuk guru dan tenaga medis.

    Padahal pihaknya juga membutuhkan pegawai lain, seperti insinyur yang dibutuhkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Adapun pelaksana tugas Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Saleh Makbullah, menuturkan pengangkatan pegawai tersebut rencananya dilaksanakan pada Juli atau Agustus 2018.

    Menurut dia, yang diprioritaskan dalam pengangkatan pegawai dari calon PNS tersebut oleh pemerintah pusat adalah guru, karena kebutuhannya banyak dan mendesak. "Pengangkatan pegawai tersebut jumlahnya hanya sebanyak seratus CPNS, sesuai dengan kemampuan APBD Kota Sukabumi yang dimiliki," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.