Selasa, 13 November 2018

Kementerian PUPR: Rating Moody's Dorong Investasi Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto saat ditanyai mengenai kontrak fase III untuk pengerjaan Seksi I Tol Cisumdawu, di Gedung Bina Marga PUPR, Jakarta, 24 November 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis Pae Dale

    Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto saat ditanyai mengenai kontrak fase III untuk pengerjaan Seksi I Tol Cisumdawu, di Gedung Bina Marga PUPR, Jakarta, 24 November 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis Pae Dale

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap peningkatan peringkat Sovereign Credit Rating Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody's Investor Service dapat mendorong investasi khususnya di sektor infrastruktur.

    "Kalau kepercayaan masyarakat makin tinggi, mereka juga akan yakin dengan investasi jangka panjang," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Jumat, 13 April 2018.

    Baca juga: Sri Mulyani Komentari Kenaikan Rating Utang RI Versi Moody's

    Dengan penilaian lembaga pemeringkat dunia dan predikat "layak investasi", Arie mengatakan pemerintah ke depan akan terus mendorong investasi untuk bisa masuk ke Tanah Air.

    Investor yang tadinya kebanyakan hanya tertarik ke proyek yang sudah berjalan (brown field) juga akan didorong untuk bisa masuk ke proyek investasi baru (green field).

    "Sekarang dengan adanya peningkatan ini kami akan dorong ke 'green field' dengan skema tanggungan risiko atau jaminan yang lebih adil dan lainnya," katanya.

    Pemerintah sendiri, kata Arie, terus mendorong skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) dengan berbagai varian model dan modifikasi yang telah dilakukan.

    Untuk memanfaatkan skema KPBU dengan maksimal, pemerintah telah membuat kebijakan dan strategi pendanaan infrastruktur yang mengatur pelaksanaan proyek KPBU.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?