Persiapan Lebaran 2018, PT KAI Cirebon Perbaiki Jalur Kereta Api

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik bergegas menuju rangkaian gerbong kereta api Cirebon Ekspress di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu 26 Juli 2014. ANTARA/Andika Wahyu

    Pemudik bergegas menuju rangkaian gerbong kereta api Cirebon Ekspress di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu 26 Juli 2014. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, mulai melakukan perbaikan jalur kereta api (KA) untuk mendukung pelayanan dan pelaksanaan angkutan Lebaran 2018.

    "Titik berat pelaksanaan angkutan Lebaran terletak pada faktor keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan KA," kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro di Cirebon, Jumat, 13 April 2018.

    Baca juga: Tiket Kereta Api Lebaran 2018 Tujuan Cirebon Ludes Terjual

    Menurutnya, PT KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan sejumlah upaya sebagai persiapan menyambut angkutan Lebaran 2018, seperti pemeriksaan detail yang berkesinambungan di seluruh lintas sampai dengan batas wilayah Daop 3 Cirebon, di antaranya penutupan perlintasan sebidang yang tidak dijaga sebanyak 40 titik.

    Selain itu, juga ada perbaikan dan penggantian plat sambung, las thermit dan elektroda, normalisasi saluran air, pembersihan sampah di sekitar jalur rel lintas Jatibarang dan Sindanglaut, pemeriksaan dan penanganan daerah rawan longsor serta amblesan pada petak jalan antara Cipunegara dan Haurgeulis, pengecekan peralatan persinyalan dan kabel FO.

    "Ada juga penggantian palang pintu yang rusak dan lainnya yang dimaksudkan untuk keselamatan perjalanan kereta api," tuturnya.

    Adapun untuk ketersediaan tiket kereta api Lebaran 2018 dari Jakarta tujuan ke Cirebon pada tanggal favorit sudah terjual habis, terutama untuk kelas ekonomi.

    "Seperti Kereta Tegal Bahari sudah habis terjual untuk tanggal 8-16 Juni, sedangkan Cirebon Ekspress tanggal 9-16 Juni sudah habis tiketnya," kata Krisbiyantoro di Cirebon, Jumat, 30 Maret 2018.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.