KEK Tanjung Gunung dan Sungailiat Ditargetkan Selesai 3 Bulan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata Arief Yahya saat kunjungan kerja ke kantor Airnav Indonesia. TEMPO/Marifka HIdayat

    Menteri Pariwisata Arief Yahya saat kunjungan kerja ke kantor Airnav Indonesia. TEMPO/Marifka HIdayat

    TEMPO.CO, Bangka Tengah - Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan penyelesaian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Gunung dan Sungailiat di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, selesai dalam tiga bulan. Upaya percepatan KEK tersebut dilakukan untuk pengembangan pariwisata dan pembangunan infrastruktur agak secepatnya dilaksanakan.

    "Rekomendasi dari Kementerian sudah disampaikan ke Dewan KEK Nasional yang diketuai Kemenko Maritim. Kita harapkan dalam waktu tiga bulan sudah disetujui karena pengembangan sektor pariwisata akan lebih mudah jika masuk dalam KEK," ujar Arief Yahya kepada wartawan usai meninjau lokasi KEK Tanjung Gunung di Pantai Pan Semujur Bangka Tengah, Jumat, 13 April 2018.

    Baca juga: Pemprov Kalsel Minta Adaro Serius Garap KEK Mekar Putih

    KEK Pulau Bangka sendiri untuk tahap awal sudah dikucurkan anggaran Rp 1,5 triliun dari investor untuk mengelola lahan seluas 385 hektare.

    Arief mengatakan usulan penetapan KEK Tanjung Gunung dan Sungailiat di Pulau Bangka akan dilakukan paralel dengan KEK Singosari di Jawa Timur. Untuk itu pihaknya mengharapkan usulan tersebut bisa disetujui.

    "Yang agak lama itu biasanya persoalan amdal. Ada 14 syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan persetujuan KEK. Dari 10 KEK, Bali baru yang sudah berjalan setiap sebulan sekali kami evaluasi dan wajib dilaporkan ke saya. KEK yang paling maju saat ini adalah KEK Mandalika," ujar dia.

    Arief meminta pemerintah daerah dan pengelola memberikan kemudahan awal 10 persen dari luas lahan untuk menarik investor seperti kemudahan perizinan, pembangunan infrastruktur, pemberian fasilitas keuangan dan pelayanan yang baik serta harga yang kompetitif.

    "Namun saya ingatkan jangan lupa bangun masyarakat dulu sehingga kehadiran KEK dapat dirasakan masyarakat sekitar. Jangan dibalik," ujar dia.

    Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Johan menambahkan pihaknya sangat serius mengembangkan sektor pariwisata untuk menggantikan ketergantungan dari sektor tambang timah yang saat ini menurun tinggal 30 persen.

    "Kita akan bekerja keras melengkapi semua persyaratan yang sudah ditetapkan. Kita perlu mendapat dukungan pemerintah agar KEK Tanjung Gunung dan Sungailiat bisa disetujui," ujar dia.


  • KEK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.