Lebaran 2018, Kemenhub Anggarkan Rp 70 M untuk Mudik Gratis

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (duduk kedua kanan) berbincang dengan para calon pemudik di sela-sela peresmian Mudik Gratis Sepeda Motor 2018 di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, 25 Maret 2018. Kementerian Perhubungan menggelar mudik gratis Lebaran 2018 bagi pesepeda motor yang kendaraannya akan diangkut dengan kapal laut, kereta api, dan truk, sementara para pemilik kendaraan akan diangkut dengan kapal laut, kereta api dan bus. ANTARA

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (duduk kedua kanan) berbincang dengan para calon pemudik di sela-sela peresmian Mudik Gratis Sepeda Motor 2018 di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, 25 Maret 2018. Kementerian Perhubungan menggelar mudik gratis Lebaran 2018 bagi pesepeda motor yang kendaraannya akan diangkut dengan kapal laut, kereta api, dan truk, sementara para pemilik kendaraan akan diangkut dengan kapal laut, kereta api dan bus. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menganggarkan Rp 70 miliar untuk menyediakan angkutan  mudik gratis lebaran 2018. Anggaran itu dialokasikan untuk akomodasi layanan transaksi darat, laut, dan udara.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merinci, anggaran terbesar diperuntukkan untuk layanan transportasi darat sebesar Rp 35 miliar, dan sisanya untuk transportasi laut dan udara. 

    "Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pihak BUMN dan swasta untuk menyediakan bus gratis juga untuk mudik karyawan mereka," ujar Budi saat ditemui usai memimpin rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran 2018 di kantornya pada Jumat, 13 April 2018.

    Untuk transportasi darat, pemerintah menyediakan sebanyak 1.135 bus, 75 truk untuk mengangkut motor pemudik, dan juga kereta api dengan kuota yang dikoordinasikan dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

    Untuk layanan transportasi laut, pemerintah menyediakan kapal feri dengan tiga jurusan. Kapal itu disediakan untuk mengangkut 30.000 orang termasuk sepeda motornya.

    Sementara untuk transportasi udara, pemerintah akan membantu akomodasi
    berupa pemberian insentif kepada PT Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II yang mengelola sejumlah bandara di Indonesia, dalam memberikan extra flight. "Kami berharap maskapai dapat menambah jam operasional bandara dan menggunakan pesawat berbadan lebar untuk tujuan tertentu," ujarnya.

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, berharap dengan fasilitas mudik gratis yang diberikan pemerintah bekerjasama dengan pihak swasta, dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor dan mobil dengan kapasitas 1.000 cc, yang dianggap rentan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

    Berdasarkan data Kemenhub, pada 2016 terjadi 4.550 kecelakaan dan pada 2017, jumlah kecelakaan turun menjadi 3.168 atau turun 30 persen. Sementara untuk korban  kecelakaan yang meninggal dunia, jumlahnya juga berkurang dari 1.261 menjadi 74 atau turun 50 persen. "Penambahan angkutan mudik gratis sejalan dengan berkurangnya tingkat kecelakaan lalu lintas dari tahun ke tahun. Semoga tahun ini bisa turun lagi sampai 50 persen," ujarnya di lokasi yang sama.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.