Jumat, 19 Oktober 2018

BRI Akan Terbitkan 20 Juta Kartu Debit Berlogo GPN

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri ke kanan : Executive Vice President Retail Payment BRI Arif Wicaksono, Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo, Direktur Grup Pengawas Spesialis 1 Otoritas Jasa Keuangan Dian Danarsito,  Kepala Departemen Elektronifikasi dan  Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia Pungky P. Wibowo dan Direktur Konsumer BRI Handayani.

    Dari kiri ke kanan : Executive Vice President Retail Payment BRI Arif Wicaksono, Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo, Direktur Grup Pengawas Spesialis 1 Otoritas Jasa Keuangan Dian Danarsito, Kepala Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia Pungky P. Wibowo dan Direktur Konsumer BRI Handayani.

    INFO BISNIS - PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero) Tbk menerbitkan kartu debit ber-chip dengan logo gerbang pembayaran nasional (GPN)di Jakarta, Rabu, 11 April 2018. Peluncuran ini merupakan wujud komitmen BRI mendukung kedaulatan nasional di bidang sistem pembayaran ritel.

    “Melalui penerbitan kartu debit BRI berlogo GPN ini, BRI mendukung pengembangan sistem pembayaran yang aman, efisien, dan ekonomis bagi masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Konsumer Bank BRI Handayani. Ia menegaskan, pada tahap awal, BRI menargetkan 20 juta kartu berlogo GPN dapat diterbitkan hingga akhir 2018. Rinciannya 19 juta kartu untuk mengganti kartu BRI yang saat ini telah beredar, sedangkan sisanya merupakan estimasi penambahan kartu baru BRI hingga akhir tahun. Bank BRI pun optimistis 30 persen dari kartu BRI yang beredar terkonversi menjadi berlogo GPN.

    Dengan menggunakan kartu debit BRI berlogo GPN, banyak manfaat yang dapat diperoleh masyarakat. “Di antaranya akses yang lebih luas, kemudahan transaksi, jaringan yang luas, efisiensi biaya, keragaman jenis layanan, dan sistem pembayaran,” ucap Handayani.

    Didukung teknologi chip, kartu BRI berlogo GPN memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dibandingkan dengan kartu berteknologi magnetic stripe. Ini merupakan salah satu upaya BRI untuk melindungi nasabah.

    “Hal ini merupakan upaya nyata BRI dalam upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan transaksi nasabah, terutama di tengah menggeliatnya transaksi menggunakan nontunai,” katanya.

    Penerbitan kartu ini semakin menunjukkan peran BRI yang mendukung perkembangan dan kebijakan GPN. Sebelumnya, BRI telah melaksanakan proses roll out serentak di lebih dari 122 ribu EDC merchants BRI pada Januari 2018. Saat ini, lebih dari 24 ribu ATM BRI sudah mendukung transaksi melalui GPN, termasuk di dalamnya ATM Merah Putih Himbara Link.

    Selain itu, untuk mendukung stabilitas sistem dan pelayanan transaksi yang maksimal bagi nasabah, BRI telah terhubung dengan dua penyedia layanan switching. BRI juga terus memastikan diri terlibat aktif dalam kampanye bersama dengan Bank Indonesia dan perbankan lainnya mengenai GPN pada awal Mei 2018. “Itu merupakan upaya nyata Bank BRI memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi,” ujar Handayani.

    Selain Direktur Konsumer Bank BRI Handayani, peluncuran kartu debit BRI berlogo GPN dihadiri Direktur Bisnis Mikro dan Kecil Bank BRI Priyastomo, Kepala Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia Pungky P. Wibowo, serta Direktur Grup Pengawas Spesialis 1 Otoritas Jasa Keuangan Dian Danarsito. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.