ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Asia Menjadi 6 Persen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ADB: Pertumbuhan Ekonomi Asia Lebih Cepat

    ADB: Pertumbuhan Ekonomi Asia Lebih Cepat

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Pembangunan Asia (ADB) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonominya untuk Asia menjadi 6 persen dari sebelumnya 5,8 persen untuk tahun ini. ADB menyebutkan proyeksi itu didasari kenaikan ekspor yang besar. 

    Meski begitu, ADB juga menyinggung bahwa aksi proteksionis Amerika Serikat dan perlawanan balik dari negara-negara lain dapat menekan pertumbuhan. Dalam rilisnya hari ini, ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Asia akan sedikit turun menjadi 5,9 persen pada 2019.

    Baca: Jones Lang LaSalle: Pertumbuhan Ekonomi Pendorong Utama Properti

    Adapun pertumbuhan ekonomi di kawasan ini mencapai 6,1 persen pada tahun lalu, didukung oleh besarnya permintaan dari domestik dan eksternal. Kebijakan yang cenderung proteksionis dari Amerika Serikat tetap menjadi tantangan. "Kebijakan lanjutan dan perlawanan balik terhadap Amerika bisa menekan pertumbuhan bisnis dan optimisme masyarakat, yang akhirnya mempengaruhi proyeksi regional," kata ADB, seperti dikutip dari Reuters, Rabu, 11 April 2018.

    Risiko lain yang dihadapi negara-negara Asia adalah berkurangnya dana yang masuk dari luar negeri jika bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya lebih cepat daripada perkiraan pasar. Bank sentral Amerika telah menaikkan suku bunganya pada Maret 2018 dan para pembuat kebijakan mengindikasikan akan ada dua sampai tiga kenaikan lagi tahun ini.

    Secara khusus, Asia Selatan disebut akan menjadi kawasan yang mencatatkan pertumbuhan paling besar, dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi di kisaran 7 persen pada 2018 dan 7,2 persen pada 2019. Sementara itu, Asia Tenggara diperkirakan bertumbuh di level 5,2 persen pada 2018 dan 2019.

    ADB juga memprediksi pertumbuhan ekonomi Cina akan mencapai 6,6 persen tahun ini atau lebih tinggi daripada proyeksi sebelumnya yang sebesar 6,4 persen. Tahun depan, Negeri Panda tersebut diperkirakan dapat mencatatkan pertumbuhan di kisaran 6,4 persen.

    Cina mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,9 persen pada tahun lalu dan menargetkan pertumbuhan di level 6,5 persen untuk 2018. "Pertumbuhan ekonomi Cina akan berlangsung moderat seiring dengan penerapan kebijakan ekonomi yang cenderung menjaga stabilitas finansial dan pertumbuhan yang berkelanjutan," kata ADB.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.