Stok BBM di Sigi Hanya Tinggal Pertalite dan Stoknya Menipis

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengumuman bensin premium kosong di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) kawasan Abdul Muis, Jakarta, 21 November 2017. Pada periode Januari-September 2017, penjualan premium turun hingga 35,11%. Dari angka 8,46 juta kiloliter pada Januari-September 2016, saat ini penjualan premium hanya tinggal 5,49 juta kiloliter dalam periode yang sama tahun ini. Tempo/Tony Hartawan

    Pengumuman bensin premium kosong di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) kawasan Abdul Muis, Jakarta, 21 November 2017. Pada periode Januari-September 2017, penjualan premium turun hingga 35,11%. Dari angka 8,46 juta kiloliter pada Januari-September 2016, saat ini penjualan premium hanya tinggal 5,49 juta kiloliter dalam periode yang sama tahun ini. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Sigi - Stok bahan bakar minyak (BBM) untuk jenis solar, premium dan pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sampai saat ini masih kosong. Adapun yang dijual SPBU Sigi di Biromaru terpantau hanya pertalite dan stoknya sangat terbatas. Walhasil, antrean kendaraan yang mengantre pembelian bahan bakar mengular panjang.

    Para pemilik kendaraan yang biasanya menggunakan premium atau bensin dan pertamax beralih mengisi kendaraan dengan pertalite. Akibatnya terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang di depan SPBU tersebut.

    Baca: Kemenko Perekonomian Belum Bahas Pengaturan Harga BBM Nonsubsidi

    Sementara sebagian lagi pemilik kendaraan yang selama ini berdomisili di Kabupaten Sigi terpaksa mengisi BBM di Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah yang berbatasan langsung di Kota Palu.
    Jika stok BBM di SPBU Sigi habis, para pemilik kendaraan mencari bahan bakar ke Palu karena jaraknya dekat. Namun di Kota Palu dalam beberapa hari ini juga terjadi kelangkaan tok BBM, terutama jenis solar dan bensin.

    Dua hari sebelumnya, seluruh SPBU di Palu kehabisan stok BBM karena pasokan dari Pertamina terlambat disebabkan pasokan BBM dari Balikpapan terlambat tiba. Sampai Rabu pagi terlihat beberapa SPBU di Kota Palu juga belum memiliki solar dan premium.

    PT Pertamina (Persero) Wilayah Sulawesi Tengah mengakui terjadinya keterlambatan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sehingga sempat terjadi kekosongan stok BBM di sejumlah SPBU di Kota Palu dan sekitarnya.

    "Iya, memang sempat terjadi kekosongan, hal ini dipicu beberapa faktor di antaranya keterlambatan kapal tanker pengangkut BBM masuk terminal bahan bakar di Donggala," kata Sales Eksekutif Retail V Pertamina MOR VII Mahdi Syafar, Rabu, 11 April 2018.

    Mahdi menjelaskan kekosongan stok BBM di SPBU di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah ini tidak berlangsung lama sebab pihaknya segera melakukan langkah antisipasi dengan menyalurkan BBM semua jenis ke SPBU. Bahkan, Pertamina menambah waktu penyaluran BBM ke semua SPBU di palu dan sekitarnya untuk memenuhi stok dan kebutuhan konsumsi BBM oleh masyarakat. "Penyaluran kami perpanjang, sejak siang hingga malam hari untuk memenuhi stok kebutuhan BBM," ujarnya.

    ANTARA


  • BBM
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.