Jasa Marga Bagikan Dividen Rp 440 Miliar

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani (tengah) turut hadir dalam acara peninjauan dan implementasi keselamatan jalan di Km 18 ruas tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, Ahad, 20 Januari 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani (tengah) turut hadir dalam acara peninjauan dan implementasi keselamatan jalan di Km 18 ruas tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, Ahad, 20 Januari 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 440 miliar atau sebesar 20 persen dari laba bersih perseroan 2017. Pembagian dividen itu seiring dengan pembukuan laba bersih tahun 2017 senilai Rp 2,20 triliun. Pembagian tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2018 pada Selasa, 10 April 2018.

    Pada 2017, perseroan berhasil membukukan total aset sebesar Rp 79,19 triliun. Angka itu meningkat 48,02 persen dari 2016 sebesar Rp 53,50 triliun.

    Baca: Jasa Marga Akan Tambah 6 Gardu di Gerbang Tol Cengkareng

    “Pertumbuhan aset yang signifikan tersebut merupakan cerminan dari meningkatnya aktivitas konstruksi perseroan, sejalan dengan strategi perseroan untuk mempercepat pembangunan jalan tol dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan nilai perseroan dalam jangka panjang,” kata Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga, Agus Setiawan, melalui keterangan tertulisnya pada Selasa.

    Di tengah ekspansi dan akselerasi pembangunan jalan tol yang sedang gencar dilakukan, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 2,20 triliun atau meningkat 16,46 persen dari tahun 2016 sebesar Rp 1,89 triliun. Pencapaian laba bersih itu didukung oleh pencapaian pendapatan usaha di luar konstruksi sebesar Rp 8,92 triliun, dengan kontribusi pendapatan tol Rp 8,28 triliun dan pendapatan usaha lain Rp 640,40 miliar.

    Pencapaian laba bersih juga didukung upaya pengendalian beban usaha yang tecermin dari pencapaian EBITDA margin sebesar 61,43 persen. Angka itu meningkat 2,24 persen dari tahun 2016, yang sebesar 59,20 persen. Selain itu, pencapaian laba bersih ditopang oleh upaya perseroan mengendalikan beban bunga di tengah akselerasi pembangunan jalan tol yang sedang gencar dilakukan perseroan.

    Jasa Marga juga telah melakukan terobosan dalam mencari inovasi sumber pendanaan perseroan yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik,” kata Agus. Beberapa langkah oleh PT Jasa Marga tersebut adalah sekuritisasi pendapatan tol Jagorawi, project bond ruas JORR W2 Utara serta global bond (Komodo Bond), yang merupakan obligasi pertama berdenominasi rupiah yang dijual di pasar global oleh perusahaan Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.