KAI: Jadwal 3 Kereta Jarak Jauh di Jember Sudah Normal

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja membawa kertas batik untuk dipasang di bagian luar gerbong restoran kereta api Sancaka jurusan Surabaya-Yogyakarta di depo lokomotif Sidotopo DAOPS VII, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/7). TEMPO/Fully Syafi

    Seorang pekerja membawa kertas batik untuk dipasang di bagian luar gerbong restoran kereta api Sancaka jurusan Surabaya-Yogyakarta di depo lokomotif Sidotopo DAOPS VII, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/7). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Jadwal keberangkatan dan kedatangan tiga kereta api (KA) jarak jauh di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, sudah kembali normal.

    "Alhamdulillah hari ini jadwal keberangkatan tiga KA jarak jauh, yakni KA Ranggajati, KA Logawa, dan KA Sritanjung, dari stasiun Jember dan Banyuwangi sudah kembali normal, sehingga tidak ada keterlambatan," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 9 Luqman Arif di Kabupaten Jember, Selasa, 10 April 2018.

    Baca juga: Sancaka Dievakuasi, Jadwal 3 Kereta di Jember Belum Normal

    Tiga kereta api jarak jauh di wilayah Daop 9 mengalami keterlambatan kedatangan dan keberangkatan di sejumlah stasiun tujuan sejak Sabtu, 7 April 2018, hingga Senin, 9 April 2018, pasca kecelakaan yang terjadi antara KA Sancaka dengan truk pengangkut beton di Ngawi pada Jumat, 6 April 2018.

    "Jalur kereta di Ngawi sudah kembali normal, sehingga kecepatan laju kereta yang melintas di sana juga sudah normal dan jadwal keberangkatan maupun kedatangan di stasiun kembali seperti semula," tuturnya.

    KA Ranggajati di Stasiun Jember pada Minggu, 8 April 2018, sempat mengalami keterlambatan sekitar 490 menit atau delapan jam lebih karena seharusnya tiba di Stasiun Jember pukul 20.00 WIB, namun baru tiba di Stasiun Jember pada Senin, 9 April 2018, pukul 04.10 WIB.

    Baca juga: Sancaka Dievakuasi, Kereta Daop Madiun Masih Alami Keterlambatan

    Kemudian, KA Logawa juga mengalami keterlambatan kedatangan di sejumlah stasiun wilayah kerja Daop 9 sekitar 560 menit atau sembilan jam lebih, dan KA Sritanjung juga mengalami keterlambatan sekitar 530 menit atau hampir 9 jam.

    Tidak hanya kedatangan saja, keterlambatan keberangkatan juga terjadi pada tiga rangkaian KA jarak jauh tersebut pada Senin, 9 April 2018, yakni KA Ranggajati terlambat berangkat sekitar 72 menit, KA Logawa terlambat berangkat sekitar 50 menit, dan KA Sritanjung terlambat berangkat 10 menit.

    Sebelumnya, kereta api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya mengalami kecelakaan dengan truk trailer pengangkut beton bantalan rel di perlintasan liar di KM 215+8 pada Jumat, 6 April 2018, sekitar pukul 18.25 WIB yang berakibat lokomotif dan tiga kereta di belakangnya anjlok, serta menyebabkan masinis meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka-luka.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.