Wali Kota Banda Aceh Promosi Wisata di Jepang

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan domestik dan mancanegara melepas tukik jenis Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea) di Pantai Lampuuk, Aceh Besar, Aceh, 18 Maret 2017. Pelepasan ini untuk melestarikan penyu sekaligus untuk mengedukasi masyarakat tentang konservasi penyu. ANTARA/Irwansyah Putra

    Wisatawan domestik dan mancanegara melepas tukik jenis Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea) di Pantai Lampuuk, Aceh Besar, Aceh, 18 Maret 2017. Pelepasan ini untuk melestarikan penyu sekaligus untuk mengedukasi masyarakat tentang konservasi penyu. ANTARA/Irwansyah Putra

    TEMPO.CO, Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat ini sedang mengunjungi Kota Higashimatsushima, Jepang, untuk mempromosikan wisata di daerahnya. Kunjungan ini dalam rangka kerja sama antara Aceh dan Higashimatsushima.

    Kedatangan Aminullah disambut langsung Wali Kota Higashimatsushima Iwao Atsumi bersama Wakil Wali Kota Keita Kato serta Ketua Legislatif Higashimatsushima Katsunori Abe dan jajarannya, Senin, 9 April 2018.

    Dalam siaran berita yang diterima Tempo, kedua wali kota tersebut membahas sejumlah kerja sama yang selama ini telah dilakukan. Selain kerja sama di bidang perikanan yang melibatkan sejumlah nelayan, Aminullah dan Atsumi juga membahas bidang pariwisata.

    Aminullah menyampaikan Banda Aceh memiliki potensi besar di sektor wisata bahari dengan pantai indah yang dimilikinya. Selain itu, Banda Aceh sedang mengembangkan sektor wisata Islami yang akan menjadi salah satu tujuan destinasi wisatawan dunia.

    Simak: Ada 810 Obyek Wisata di Aceh 

    Dalam kesempatan ini, Aminullah menuturkan Banda Aceh memiliki heritage sejarah Islam yang sangat kuat dan menarik untuk dipelajari. Ia menyebutkan kultur kebudayaan Aceh sangat kental dengan latar belakang Islam. "Memiliki budaya dan kesenian khas yang telah mendunia dan memiliki kuliner yang sangat enak merupakan potensi besar yang dimiliki kota yang dipimpinnya," katanya.

    Wali Kota Banda Aceh berharap kerja sama kedua kota yang telah dibangun makin mendorong kemajuan wisata dan sektor lain yang dikerjasamakan.

    Aminullah juga berharap sektor lain terus berkembang, seperti sektor perikanan. Kedua kota telah melakukan kerja sama mendorong berkembangnya budi daya tiram. “Selain wisata, saya juga berharap kerja sama sektor perikanan, yakni budaya tiram ditingkatkan,” ujarnya.

    Iwao Atsumi mengungkapkan rasa optimisnya terhadap potensi yang dimiliki Banda Aceh. Iwao Atsumi meyakini, dengan potensi dan komitmen kuat Aminullah, pariwisata Banda Aceh akan maju.

    “Saya lihat potensinya bagus, komitmen wali kota sangat kuat. Saya yakin suatu saat Banda Aceh akan jadi tujuan wisata dunia,” ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.