Lulusan SMA Ingin Kerja di BMKG? Bisa Daftar Sekolahnya Sekarang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati arah angin melalui monitor di kantor BMKG Banyuwangi, Jawa Timur, 29 November 2017. Berdasarkan pantauan satelit, secara perlahan arah hembusan siklon tropis cempaka mulai mengarah ke selatan Pulau Jawa. ANTARA

    Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati arah angin melalui monitor di kantor BMKG Banyuwangi, Jawa Timur, 29 November 2017. Berdasarkan pantauan satelit, secara perlahan arah hembusan siklon tropis cempaka mulai mengarah ke selatan Pulau Jawa. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah membuka penerimaan taruna baru, program sarjana terapan. Pendidikan tersebut akan ditempuh selama delapan semester dan biaya pendidikannya ditanggung oleh negara. Lulusan dari sekolah ini akan mendapatkan gelar sarjana terapan dan dapat bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG.

    Program ini terbuka untuk laki-laki dan perempuan lulusan atau akan lulus dari sekolah menengah atas (SMA) jurusan IPA, juga lulusan SMK dengan kompetensi keahlian teknik elektronika industri, teknik mekatronika, teknik jaringan akses, teknik transmisi telekomunikasi, serta rekayasa perangkat lunak teknik komputer dan jaringan.

    Baca: Prakiraan BMKG: Jakarta Akan Diguyur Hujan Ringan Siang-Malam

    Selain itu, syaratnya adalah berusia tidak kurang dari 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun. Ketentuan fisik yang diminta, memiliki tinggi dan berat proporsional, untuk laki-laki minimal 163 sentimeter dan perempuan 155 sentimeter.

    Lulusan sekolah tinggi ini akan bekerja di BMKG, kemudian akan ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia. Selama pendidikan, para taruna harus bersedia tidak menikah.

    Pendaftaran bisa dilakukan secara online di situs resmi BKN pada 9-30 April 2018. Sebelum melakukan pendaftaran ke panitia seleksi nasional pendidikan kedinasan, pastikan alamat surat elektronik dan nomor handphone telah aktif, lalu siapkan scan nomor induk kependudukan (NIK), kartu keluarga (KK),  juga sertakan pas foto resmi dengan format jpg dan ukuran file 300-500 kilobyte.

    Setelah melakukan pendaftaran online, pendaftar akan dapat mengakses portal PTB STMKG 2018. Untuk melakukan pendaftaran sekolah tinggi tersebut, masuk ke situs tersebut menggunakan NIK dan password yang digunakan sebelumnya di portal BKN.

    Perserta yang lolos seleksi administrasi akan mendapat e-mail yang menunjukkan data telah tercatat, untuk selanjutnya melakukan pembayaran administrasi pada 13-19 Mei 2018. Setelah melakukan pembayaran, peserta harus mencetak kartu peserta tes yang dapat diunduh di situs PTB SMKG.

    Sistem gugur diterapkan dalam tes ini dan dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu seleksi kompetensi dasar, seleksi tes akademik untuk pelajaran fisika, matematika, dan bahasa Inggris, kemudian wawancara dan pemeriksaan kesehatan bagi peserta yang telah dinyatakan lulus.

    Seleksi tersebut dilakukan di 10 kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, Jayapura, Maluku Utara, Sorong, dan Mataram. Hasil kelulusan final akan diumumkan melalui situs PTB SMKG pada Jumat, 31 Agustus 2018.

    Ikuti berita terbaru tentang BMKG di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.