Ini Harapan Besar Menteri Rini Terhadap Bos Baru Waskita Karya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Menteri PU dan PR Basuki Hadimuljono (kanan), Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kanan), meninjau pembangunan Jalan Tol ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi seksi satu di Gadog, Bogor, Jawa Barat, 21 Juni 2016. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Jokowi (kedua kanan) didampingi Menteri PU dan PR Basuki Hadimuljono (kanan), Menteri BUMN Rini Soemarno (ketiga kanan), meninjau pembangunan Jalan Tol ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi seksi satu di Gadog, Bogor, Jawa Barat, 21 Juni 2016. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno memiliki harapan besar terhadap struktur direksi baru di PT Waskita Karya (Persero) Tbk. yang baru dirombak pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perusahaan pada Jumat pekan lalu. Khususnya terhadap Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra, diharapkan membawa angin segar untuk memperkuat dan memperbaiki kinerja perusahaan.

    "Supaya konstruksi-konstruksi Waskita ke depan betul-betul menjaga keselamatan secara penuh, konstruksinya dapat diselesaikan tepat waktu. Secara menyeluruh, saya rasa akan dapat tertangani dengan baik. Pak Putra adalah Dirut Waskita yang baru, tadinya Dirut HK," kata Rini usai melaksanakan operasi bersih-bersih di Kali Ciliwung Jakarta, Ahad, 8 April 2018.

    Baca: Laba Bersih Waskita Karya Meroket Rp 45 Triliun

    Menteri Rini menjelaskan Waskita Karya menjadi BUMN Karya yang menangani proyek infrastruktur terbanyak, mulai dari jalan tol, jalan layang, maupun bendungan. Oleh sebab itu, jajaran direksi baru Waskita Karya diharapkan dapat meminimalisasi kecelakaan kerja, terutama pada proyek berisiko tinggi, mengingat delapan dari 16 kecelakan konstruksi pada beberapa bulan terakhir, terjadi pada proyek yang ditangani Waskita.

    Berkaca pada pengalaman Hutama Karya yang saat itu dipimpin I Gusti Ngurah Putra yang dapat menggarap proyek Jalan Tol Trans Sumatera dengan baik, Rini pun yakin proyek Waskita Karya juga akan tertangani dengan baik. "Selama di Hutama Karya, konsentrasi khususnya membangun Jalan Tol di Sumatera, dan itu berjalan sangat baik. Jadi kami harapkan Pak Putra membawa angin segar untuk memperkuat dan memperbaiki Waskita," tutur Rini.

    Menanggapi hal itu, Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra, mengatakan pada hari Senin ini akan berkoordinasi dengan seluruh karyawan. Terutama untuk mengembalikan moralitas yang sebelumnya sempat "down" karena rentetan kasus kecelakaan kerja.

    Selain itu, koordinasi juga dilakukan terhadap seluruh direksi pada struktur organisasi baru akan rapat untuk membahas tugas pokok dan fungsi serta kinerja. "Senin pagi akan saya rapatkan semua, organisasinya akan dibagi, masing-masing direksi tupoksinya apa, biar semua kita ukur kinerjanya, KPI- nya juga kita jaga," ujar Putra.

    Seperti diketahui, dalam RUPST Waskita Karya Tahun Buku 2017 pada Jumat pekan lalu, susunan pengurus Perseroan mengalami pergantian. Salah satunya adalah Direktur Utama dijabat oleh I Gusti Ngurah Putra, menggantikan M. Choliq yang sudah menjabat sejak 2008.

    Berikut susunan Direksi Waskita Karya yang baru: Direktur Utama: I Gusti Ngurah Putra Direktur Human Capital Management: Hadjar Seti Adji Direktur Keuangan: Haris Gunawan Direktur Operasi I: Didit Oemar Prihadi Direktur Operasi II: Bambang Rianto Direktur Operasi III: Fery Hendriyanto Direktur Quality, Health, Safety & Environment: Wahyu Utama Putra.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.