5 BUMN Ini Gelontorkan Rp 1 M untuk Program Padat Karya Tunai

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lima BUMN yang beroperasi di Sumatera Selatan menggelontorkan dana Rp 1 miliar dalam program padat karya tunai. Selain membersihkan kampung, progam padat karya juga dilakukan dengan pengecoran jalan perkampungan warga di 1 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan. (Parliza Hendrawan/Tempo)

    Lima BUMN yang beroperasi di Sumatera Selatan menggelontorkan dana Rp 1 miliar dalam program padat karya tunai. Selain membersihkan kampung, progam padat karya juga dilakukan dengan pengecoran jalan perkampungan warga di 1 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan. (Parliza Hendrawan/Tempo)

    TEMPO.CO, Palembang - Lima badan usaha milik negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Sumatera menggelontorkan program padat karya tunai (PKT) senilai Rp 1 miliar. Program yang melibatkan 1.000 warga tersebut dipusatkan di kelurahan 1 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.

    Putut Ariwibowo, Direktur Human Capital dan Pengembangan PT Hutama Karya (Persero) sekaligus koordinator PKT di Sumatera menjelaskan pihaknya mendapatkan penugasan dari kementerian BUMN untuk melibatkan warga dalam pemberdayaan ekonomi rakyat kecil. "Hari ini ada sekitar seribu warga kami libatkan untuk bersih dan pengecoran jalan di kampung mereka sendiri," katanya, Ahad, 8 April 2018.

    Baca: Jokowi Ingin Padat Karya Tunai untuk Garap Pekerjaan Daerah

    BUMN beserta anak usaha BUMN meliputi PT Hutama Karya (Persero) sebagai koordinator bersama Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), PTPN III (Persero), PT Bahana PUI (Persero), serta anak usaha BUMN yakni PT Pupuk Sriwijaya, PTPN VII, dan PT Bukit Asam Tbk menyelenggarakan program Padat Karya Tunai (PKT) di Palembang. Kegiatan yang masih merupakan rangkaian acara dalam rangka Hari Ulang Tahun Kementerian BUMN yang ke-20 ini, digelar di Sungai Rengas, Sungai Taligawe, dan di Kampung Lorong, Batu Ampar, Kecamatan Ilir 1, Kota Palembang.

    Lebih lanjut Putut memaparkan bahwa, pihaknya bersama BUMN dan anak usaha BUMN tersebut akan melakukan kegiatan bersih-bersih di Sungai Rengas dan Sungai Taligawe dan pengecoran jalan desa di Kampung Lorong, Batu Ampar yang pelaksanaan dilapangannya akan melibatkan 100 persen tenaga kerja lokal dari masyarakat sekitar. PKT diharapkan meningkatkan pendapatan, konsumsi dan daya beli masyarakat sekitar program PKT yang pada gilirannya akan menambah perputaran uang di sana hingga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Sementara itu, Bob Indiarto, Direktur SDM & Umum Pusri Palembang menyampaikan titik-titik yang dipilih untuk gelaran PKT kali ini di Palembang cukup dekat dengan lokasi pabrik pupuk milik salah satu anak usaha PIHC. Dengan program ini, ia berharap kehadiran BUMN di Palembang semakin terasa bagi masyarakat, apalagi lokasi PKT kali ini sangat dekat dengan pabrik pupuk milik PT. Pupuk Sriwidjaja, yang merupakan anak usaha dari PIHC. "Warga sekitar pabrik sudah sewajarnya merasakan kehadiran kami," katanya. 

    Adapun Agus Kelana, Asisten III Pemkot Palembang menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran BUMN dalam program PKT di Palembang. Program 'BUMN Hadir Untuk Negeri' katanya sungguh terasa pada program PKT di Palembang, karena program ini betul-betul terselenggara dengan melibatkan peran serta warga untuk manfaat langsung yang akan dirasakan oleh warga sendiri.

    Program Padat Karya Tunai merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. Program ini dipastikan pula didukung sepenuhnya oleh Kementerian BUMN bersama dengan seluruh BUMN yang ada.

    Kegiatan yang sama juga serentak dilaksanakan di berbagai daerah di pelosok negeri, seperti pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Program Padat Karya Tunai yang digelar dapat berupa pembangunan jalan lingkungan, rumah layak huni, irigasi lingkungan, MCK, embung, sarana kesehatan desa dan pasar desa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?