Jokowi Naik Kereta Wisata Tipe Bali ke Sukabumi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) berjalan bersama tamu undangan Muhaimin Iskandar turun dari Skytrain sebelum peresmian pengoperasian kereta bandara di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 2 Januari 2018. Jokowi dijaga oleh sejumlah paspampres yang mengenakan pakaian kasual. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

    Presiden Joko Widodo (tengah) berjalan bersama tamu undangan Muhaimin Iskandar turun dari Skytrain sebelum peresmian pengoperasian kereta bandara di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 2 Januari 2018. Jokowi dijaga oleh sejumlah paspampres yang mengenakan pakaian kasual. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Sukabumi, Jawa Barat, menggunakan kereta api dari Stasiun Bogor. Kereta yang ditumpangi Presiden merupakan kereta wisata milik PT KA Pariwisata.

    General Manager of Transport PT KA Pariwisata Parevin Marhaenianto mengatakan Presiden Jokowi sudah dua kali menggunakan kereta wisata ini. "Saat Idul Adha tahun lalu, Presiden Jokowi ke Sukabumi menggunakan kereta wisata juga," ujarnya di Bogor, Sabtu, 7 April 2018. 

    Baca juga: Jokowi: Indonesia Akan Berdiri Kokoh Berwindu-windu Lamanya

    Revin menuturkan kereta yang digunakan merupakan tipe Jawa dan Bali. Kereta wisata tipe Jawa dilengkapi dengan tempat tidur. Selain itu, sofa di gerbong ini saling berhadapan. Ruangan duduknya dihiasi ornamen khas Jawa, seperti ukiran di jendela.  

    Sedangkan keunggulan tipe Bali adalah ruang kompartemen. "Jadi ada ruang untuk privacy," katanya. Gerbong tipe ini juga dihiasi ornamen khas Bali, seperti lukisan penari Bali. 

    Revin mengatakan masyarakat juga bisa merasakan kereta yang ditumpangi Presiden itu. PT KA Pariwisata menyewakan kereta wisata untuk beberapa jurusan. 

    Harganya bervariasi, bergantung pada jarak tempuh, hari keberangkatan, dan tipe kereta yang ingin disewa. Untuk tipe Bali dan Jawa, seperti yang disewa Jokowi ke Sukabumi, harganya dibanderol Rp 19 juta. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.