BPTJ: Ganjil Genap Hanya Diterapkan di GT Bekasi Barat dan Timur

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengumuman sosialisasi plat nomor kerdaraan bermotor ganjil genap di depan gerbang Tol Bekasi Barat 1, Bekasi, Jawa Barat, 12 Maret 2018. Pembagian pintu masuk tol Jakarta-Cikampek lantaran arus kendaraan tinggi di gerbang Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Tempo/Tony Hartawan

    Pengumuman sosialisasi plat nomor kerdaraan bermotor ganjil genap di depan gerbang Tol Bekasi Barat 1, Bekasi, Jawa Barat, 12 Maret 2018. Pembagian pintu masuk tol Jakarta-Cikampek lantaran arus kendaraan tinggi di gerbang Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memastikan rencana perluasan kebijakan ganjil genap di sejumlah Gerbang Tol Jakarta-Cikampek wilayah Bekasi, Jawa Barat, dibatalkan.

    "Tidak ada lagi rencana penerapan ganjil-genap di pintu gerbang lain di Bekasi. Hanya kita terapkan di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur saja karena kepadatan hanya ada di dua gerbang itu," kata Kepala BPTJ Kementerian Perhubungan Bambang Prihartono di Bekasi, Jumat, 6 April 2018.

    Baca juga: Setelah Tol Cikampek, Ganjil Genap Akan Diterapkan di 2 Tol Ini

    Sebelumnya, BPTJ berencana memperluas pemberlakuan sistem ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek di GT Pondokgede, GT Cikunir I, GT Cikunir III dan GT Tambun. Wacana perluasan kebijakan itu dilatarbelakangi hasil kajian uji coba di dua lokasi gerbang tol sebelumnya yang kini berjalan kondusif.

    "Karena ada permintaan masyarakat pengguna jalan, bahwa ganjil-genap ini harus diperluas agar volume kendaraan di dalam tol bisa ditekan," katanya.

    Bambang mengakui, hanya Gerbang Tol Bekasi Barat I, Bekasi Barat II, dan Bekasi Timur yang banyak dilintasi kendaraan ke Jakarta. Namun, untuk gerbang tol yang masuk dalam rencana perluasan itu, diketahuinya masih relatif stabil dan normal.

    Evaluasi yang dilakukan BPTJ atas penerapan tiga paket penanggulangan kemacetan Tol Jakarta-Cikampek oleh Menteri Perhubungan, salah satunya penerapan sistem ganjil genap, sudah sangat efektif.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.