Mudik 2018, Kemenhub Fasilitasi 30 Ribu Orang Naik Kapal Gratis

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melihat kapal penumpang KM Aditya berangkat membawa sejumlah penumpang dan pemudik dari Samarinda menuju Pare-pare, 22 Juni 2017. Tempo/Sapri Maulana

    Petugas melihat kapal penumpang KM Aditya berangkat membawa sejumlah penumpang dan pemudik dari Samarinda menuju Pare-pare, 22 Juni 2017. Tempo/Sapri Maulana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan akan menyediakan berbagai moda transportasi untuk Mudik gratis 2018. Mulai dari bus, kereta api, dan kapal. Untuk kapal, Kemenhub akan memfasilitasi 30 ribu orang dengan menggunakan kapal.

    "Kalau dulu cuma bus dan kereta api, sekarang kami sediakan kapal untuk 30.000 orang termasuk motor-motornya," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di lokasi Garuda Travel Fair, Jakarta Convention Center, pada Jumat, 6 April 2018.

    Baca:Mudik 2018, Polri: Beberapa Pintu Keluar Tol Ini Akan Macet

    Budi juga meminta agar penyedia jasa transportasi mulai melakukan persiapan. Terutama untuk maskapai penerbangan yang dinilai mengalami pertumbuhan rata-rata penumpang sebesar tujuh persen tiap tahunnya. "Untuk tujuan favorit, kami mengimbau maskapai agar mengunakan pesawat berbadan lebar," ujarnya.

    Untuk penyedia jasa transportasi, Budi juga meminta agar penyedia jasa transportasi tidak menaikkan harga menjelang libur lebaran tahun ini. Sementara untuk masyarakat yang akan mudik, diharapkan dapat mengatur waktu liburan dengan bijak.

    "Masyarakat bisa mengatur. Kalau liburan anak-anak 10 hari sebelum lebaran, maka orang tua bisa merencanakan cuti lebih awal atau sebelum tiga hari menjelang lebaran," ujarnya.

    Baca berita lainnya tentang Mudik di Tempo.co.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?